WARTA BIMA,- Hari ini Pemerintah Kota Bima Menggelar kegiatan Rotasi dan Mutasi sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Bima.  


Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyebut bahwa Untuk mengoptimalkan kerja Birokrasi maka di pandang penting untuk di lakukan penyegaran Supaya Program BISA itu mampu di wujudkan.


"Demi melayani rakyat secara utuh dan menyeluruh dan Untuk mengoptimalkan kerja Birokrasi maka di pandang penting untuk di lakukan penyegaran Birokrasi supaya Program BISA itu mampu di wujudkan" ujar Aji Man sapaan akrab Walikota Bima.


Program BISA merupakan inisiatif Pemerintah Kota Bima yang bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan kota yang benar-benar Bersih, Indah, Sehat, dan Asri.


Wakil Wali Kota Bima, Ferry Sofiyan, S.H., secara resmi melantik dan mengambil sumpah 120 Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Kegiatan tersebut berlangsung di Paruga Na’e Convention Hall, Jumat (06/02/2026).


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bima, Dandim 1608/Bima, seluruh Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, serta Lurah se-Kota Bima.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima Fery Sofiyan SH menyampaikan bahwa pelantikan serta rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

“Pelantikan seperti ini merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bentuk kebutuhan organisasi. Setiap pelantikan selalu membawa dua rasa, yaitu bahagia dan bangga, namun juga ada rasa sedih dan kecewa. Hari ini Bapak dan Ibu tidak hanya menerima jabatan baru, tetapi juga menerima harapan baru dari masyarakat Kota Bima untuk dilayani dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.


Wakil Wali Kota menekankan bahwa birokrasi harus berjalan seiring dengan dinamika dan perubahan yang ada. Ia mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar bekerja dengan prinsip ketegasan dan integritas, serta tidak mentolerir kinerja yang sekadar selesai tanpa kualitas.


“Kita harus terus melakukan introspeksi diri, apakah tanggung jawab yang kita emban benar-benar linear dengan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada toleransi bagi kinerja yang asal-asalan,” ujarnya.


Lebih lanjut, beliau berharap melalui rotasi jabatan ini akan tercipta perubahan yang signifikan serta sinergi yang kuat dalam mewujudkan Gerakan BISA sebagai gerakan bersama dan bentuk tanggung jawab kolektif yang membumi di Kota Bima.


Menurutnya, rotasi jabatan merupakan langkah strategis untuk membentuk tim yang solid, sehingga setiap lini organisasi memahami tugas dan tanggung jawabnya secara jelas. Dengan konsolidasi yang baik, seluruh program pemerintah diharapkan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


“Yang tidak boleh berubah adalah niat kita untuk mengabdi kepada masyarakat. Saya yakin jabatan yang Bapak dan Ibu emban saat ini menjadi ladang amal. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, berjalan bergandengan tangan, terus belajar, dan memahami RPJMD Wali Kota Bima sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan,” tutupnya. (Red)






WARTA BIMA,-
Sekretariat DPRD Kota Bima, 11 Februari 2026 – DPRD Kota Bima menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rangka optimalisasi peran DPRD Kota Bima. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mandalika Hotel Lombok Raya mulai Rabu, 11 Februari hingga 13 Februari 2026.


Pelaksanaan bimtek ini merupakan upaya DPRD Kota Bima dalam meningkatkan kapasitas alat kelengkapan dewan agar lebih maksimal dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kegiatan tersebut menghadirkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Mataram sebagai mitra pelaksana.


Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimtek menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, tiga fungsi utama DPRD tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan alat kelengkapan dewan yang kuat, solid, dan profesional.


“Penguatan AKD bukan sekadar kebutuhan kelembagaan, tetapi merupakan keharusan strategis untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.


Kerja sama antara DPRD Kota Bima dan LPM UIN Mataram telah terjalin melalui perjanjian kerja sama (MoU) yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bima bersama Rektor UIN Mataram serta Sekretaris DPRD Kota Bima. 


Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi dalam peningkatan kapasitas anggota DPRD, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya akademik yang tersedia di wilayah NTB.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan DPRD Kota Bima menjadi motivasi bagi UIN untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan DPRD di daerah.



Sementara itu, Ketua LPM UIN Mataram, Prof. H. Kadri, M.Si menjelaskan bahwa LPM UIN Mataram selama ini telah sering menjadi penyelenggara kegiatan bimtek bagi DPRD di sejumlah daerah di NTB. Ia berharap melalui kegiatan ini terbangun kesamaan persepsi, penguatan pemahaman regulasi, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja AKD.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi NTB, Drs. Fathurrahman, M.Si menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah menuntut DPRD untuk semakin adaptif, responsif, dan kolaboratif. AKD diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif, anggaran tepat sasaran, dan pelayanan publik semakin meningkat.


Dengan penguatan AKD yang berkelanjutan, DPRD Kota Bima diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus representasi aspirasi masyarakat. (Red)

 




WARTA BIMA,- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menerima audiensi dari Roberto Candido, Direktur PT. Three Zero One Bio Tec, dalam rangka memperkenalkan produk inovatif pengurai sampah organik, di Kediaman Wali Kota Bima BTN Permai Kelurahan Sadia, Rabu (18/2/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bima turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bima dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima.


Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dalam upaya penguatan pengelolaan sampah di Kota Bima, khususnya dalam penanganan sampah organik melalui pendekatan teknologi ramah lingkungan.


Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang memiliki komitmen dan inovasi dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan hidup di daerah.


“Pemerintah Kota Bima memberikan tangan terbuka kepada setiap pihak yang ingin berkolaborasi dalam mengatasi persoalan lingkungan hidup. Inovasi seperti ini tentu menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Kota Bima yang layak dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat gerakan Kota Bima BISA,” ujar Wali Kota Bima.

Produk yang diperkenalkan oleh PT. Three Zero One Bio Tec tersebut diklaim mampu mengurai sampah organik hingga 95 persen melalui metode bioteknologi yang efisien dan aplikatif.


PT. Three Zero One Bio Tec sendiri sudah menerapkan metode tersebut mulai dari skala usaha, hingga perkotaan. Wali Kota Bima menyatakan ketertarikannya terhadap metode yang ditawarkan, mengingat persoalan sampah organik merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.


Audiensi ini merupakan pertemuan awal yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis bersama Sekretaris Daerah dan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, guna mengkaji aspek teknis, efektivitas, serta potensi implementasinya di Kota Bima.


Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen menghadirkan solusi inovatif dan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang bersih, sehat, indah, dan Asri serta berdaya saing dan berkelanjutan.


Audiensi ditindaklanjuti dengan rapat teknis di ruang rapat Wali Kota dipimpin oleh Sekda dengan agenda pemaparan oleh pihak BioTec dan diskusi teknis bersama jajaran DLH Kota Bima.(Red)


H. Yasin didampingi Kades Kombo saat Reses di Dusun Rasabou


WARTA BIMA,- Anggota DPRD Provinsi NTB, H. Yasin, S.PdI.,MM. Inov kembali menyerap aspirasi masyarakat Desa Kombo Kecamatan Wawo melalui kegiatan bertajuk Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Selasa malam (9/6).

Dalam reses sekaligus silaturahmi dengan masyarakat yang berada di Dusun Rasabou Desa Kombo tersebut, H. Yasin menunaikan janjinya dengan memberikan bantuan untuk kelanjutan pembangunan Masjid Nurulsama sebesar Rp. 20 juta. Bantuan untuk salah satu rumah ibadah di Dusun Rasabou ini, pernah dijanjikan oleh H. Yasin saat mengadakan kunjungan di dusun yang sama pada tahun 2025 lalu.

"Pada reses sebelumnya, saya sudah berjanji pada masyarakat untuk membantu pembangunan Masjid ini. Dan Alhamdulillah, janji itu sekarang sudah ditunaikan sebesar Rp. 20. Pencairan uangnya saat ini sedang diproses oleh Bagian Kesra Propinsi NTB," ujar H. Yasin dihadapan masyarakat Dusun Rasabou.

Pada momen tersebut, mantan anggota DPRD Kabupaten Bima tiga periode ini juga memastikan salah satu usulan yang pernah disampaikan oleh warga Desa Kombo, berupa pembuatan jalan usaha tani di So. Diwu Ndado segera direaliasikan. Bahkan proses pekerjaanya akan dimulai pada bulan ini atau paling lambat awal Juli 2026 mendatang.

"Intinya, dalam reses ini saya membawa dua kabar baik untuk masyarakat Desa Kombo. Pertama realisasi bantuan untuk Masjid Nurulsama. Dan kedua memastikan pembangunan jalan usaha tani So. Diwu Ndano dikerjakan bulan ini atau awal Juli 2026," terang H. Yasin.

Setelah mendengar kabar gembira dari salah satu anggota Dewan kebanggaan masyarakat Wawo tersebut, puluhan warga yang hadir dalam reses akhirnya tidak satupun yang menyampaikan usulan, saran dan permintaan program lanjutan kedepan. Karena untuk sementara waktu masyarakat tampak sudah merasa puas dengan terealisasinya bantuan untuk Masjid Nurulsama dan pembuatan jalan (JUT) dimaksud.


Disisi lain, dalam acara reses tersebut, H. Yasin yang juga Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Bima ini, sangat mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Kombo, terutama para orang tua agar bisa membimbing dan menjaga anak-anaknya dari bahaya laten Narkoba.

Menurutnya, barang haram sejenis Narkoba maupun minuman keras (Miras) berpotensi merusak, bahkan bisa menghancurkan masa depan para generasi muda dan anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua dan masyarakat di lingkungan sekitarnya sangat penting untuk menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam lembah hitam bernama Narkoba tersebut.

Anggota DPRD NTB Dapil Bima-Dompu ini mengingatkan bahwa bahaya narkoba bisa mengganggu kesehatan bahkan merusak sistem saraf. Untuk itu, bukan saja aparat Kepolisian yang menangani persoalan ini, akan tetapi peran orang tua lebih penting lagi, karena baik buruknya kehidupan seorang anak tergantung perhatian dan didikan dari orang tua masing-masing.

"Makanya, melalui pertemuan silaturahmi ini, saya mengajak para orang tua dan keluarganya masing-masing, khususnya yang ada di Desa Kombo, mari kita jaga dan bentengi anak-anak kita dari bahaya narkoba ini," pungkas H. Yasin. (WB-01)



 



MATARAM,- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Mori Hanafi, SE,.M.Com mengunjungi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Senin (08/06). Kunjungan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di daerah ini.

Dalam pertemuan tersebut, Mori Hanafi menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI NTB yang menggelar Porwada sebagai wadah mempererat kebersamaan insan pers melalui olahraga. "Semoga PWI bisa menjadi komando dalam membangun semangat kebersamaan dan mendukung kemajuan olahraga di NTB," ujar H. Mori Hanafi.

Pria yang juga anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa ini mengungkapkan, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi dunia olahraga NTB. Selain persiapan Porwada, KONI NTB juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.

"Kami dari KONI akan menggelar Porprov bulan depan. Di saat yang sama, kami juga terus mematangkan persiapan menuju PON NTB-NTT 2028," katanya.

H. Mori Hanafi optimistis bahwa NTB bersama NTT mampu menjadi tuan rumah yang sukses pada perhelatan olahraga nasional terbesar tersebut. Menurutnya, berbagai tantangan awal yang sempat muncul telah berhasil dilalui. "Tantangan terbesar sudah kita lewati. Kita sangat siap menjadi tuan rumah. Kita lawan framing-framing yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya," tegasnya.

Ia menjelaskan, PON 2028 akan menjadi event terbesar yang pernah diselenggarakan di NTB, baik dari sisi jumlah peserta maupun dampak ekonomi yang ditimbulkan. "Hitungan saya, event PON ini yang paling besar. Selama 17 hari, puluhan ribu orang akan datang ke NTB. Ini tentu akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi masyarakat," imbuhnya.

H. Mori menambahkan, sejumlah venue yang selama ini digunakan untuk berbagai ajang olahraga masih dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan PON 2028, termasuk gelaran Porprov maupun Porwada PWI NTB 2026.

Terkait rencana Diskusi Publik yang akan digelar PWI NTB pada penutupan rangkaian Porwada 2026, Mori menyatakan kesiapannya untuk hadir. "Insya Allah saya juga akan hadir dalam diskusi publik yang direncanakan PWI NTB di akhir kegiatan Porwada," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin mengatakan Porwada PWI 2026 menjadi sejarah baru bagi organisasi wartawan di NTB. Selama ini, kegiatan olahraga yang dilakukan PWI hanya sebatas seleksi atlet wartawan untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

"Porwada ini pertama kali kami gelar. Biasanya hanya seleksi untuk Porwanas, tetapi sekarang kami kemas lebih besar dan berbeda agar menjadi ajang kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan wartawan," ujar Ikliluddin.

Ia berharap Porwada PWI NTB 2026 dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet wartawan berprestasi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan profesionalisme insan pers di Nusa Tenggara Barat. (Red)





 


WARTA BIMA,- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE.,M.Com melantik Pengurus KONI Kabupaten Bima yang dinakhodai oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, Sabtu (6/6).

Pada momen pelantikan pengurus KONI masa Bhakti 2026-2030 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Bima tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutanya, meminta kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Bima sebagai lembaga yang berperan penting dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga serta koordinasi cabang olahraga di daerah, harus menjadi "motor penggerak" peningkatan prestasi olahraga khususnya di Kabupaten Bima.

"KONI harus menjadi motor prestasi olahraga daerah. Pengurus yang baru dilantik harus mampu membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel serta berorientasi pada pencapaian prestasi," ujarnya.

Selain itu, Bupati Bima juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, lembaga pendidikan, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan produktif.


Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE., M.Com usai melantik secara resmi para pengurus KONI tersebut, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan KONI Kabupaten Bima yang baru. "Saya berharap kepengurusan KONI yang baru dilantik ini mampu menjadi energi baru dalam upaya pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga di Kabupaten Bima," terang Mori Hanafi.

Ketua KONI NTB yang juga anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini mengajak seluruh jajaran KONI Kabupaten Bima untuk terus menjaga optimisme, memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, serta fokus pada pembinaan atlet sejak usia dini agar mampu bersaing dan meraih prestasi pada berbagai ajang olahraga tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Bima Masa Bakti 2026–2030, dr. H. Irfan Zubaidy, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang profesional, solid, dan berorientasi pada pembinaan atlet serta peningkatan prestasi olahraga daerah.

Dokter Irfan juga mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk memperkuat koordinasi, menjaga soliditas organisasi, serta menyusun program kerja yang terukur dan berkelanjutan demi kemajuan olahraga di daerah Kabupaten Bima dalam lima tahun kedepan. (Red)





 


WARTA BIMA,- Kegiatan hari kedua program Selasa Menyapa di Desa Rite dan Kole Kecamatan Ambalawi dimanfaatkan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi untuk meninjau berbagai kegiatan pelayanan publik di sejumlah stand yang disiapkan oleh perangkat daerah terkait, Kamis (4/6).

Bupati Bima yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Sekretaris Daerah  Adel Linggi Ardi,  SE, dan para pejabat Eselon II dan III lingkup Pemkab Bima, pengurus organisasi wanita, masyarakat dan siswa yang berada di desa Rite dan Desa Kole, mengawali rangkaian kegiatan pada hari kedua Selasa Menyapa  Kecamatan Ambalawi dengan mengikuti Senam Sehat yang dihelat di lapangan desa Rite.

Bupati dan rombongan kemudian melakukan peninjauan gotong-royong Rabat Gang bersama masyarakat di Dusun Sonco Kahoro Desa Rite.

Beberapa saat kemudian, Bupati bersama rombongan bertolak menuju stand pelayanan yang terdiri dari Pelayanan Kesehatan, Posyandu, Pelayanan KB Gratis dan sunatan massal gratis. Selain itu juga terdapat pelayanan dari Dinas Sosial  berupa Pengusulan BPJS, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta pengaduan bantuan sosial, yang berada di SDN Inpres 2 Rite. 


Di Lapangan Perjuangan Rite, dilaksanakan penanaman pohon secara simbolis dari total 240 pohon tersebar di desa Rite dan kole. Pelayanan lainnya mencakup pembuatan barcode rekomendasi BBM bersubsidi bagi para petani,  pelayanan akun siap kerja, pelayanan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pengaduan dan konsultasi Hubungan industrial dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima serta Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Dinas Ketahanan Pangan.

Untuk memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan, Dinas Dukcapil Kabupaten Bima menggelar pelayanan administrasi kependudukan baik e-KTP, kartu keluarga, maupun dokumen  kependudukan lainnya di Kantor Desa Rite dan Kole. 

Seluruh rangkaian kegiatan Selasa Menyapa di Desa Rite dan Desa Kole Kecamatan Ambalawi diakhiri dengan pemasangan Prasasti Selasa Menyapa di halaman Kantor Desa setempat. (Red)








WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi melepas secara resmi 85 orang kafilah yang merupakan Qori, Qariah, Ofisial, Panitia dan sejumlah pendamping dari Kabupaten Bima untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-31 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (5/6).

Acara pelepasan para kafilah yang berlangsung di ruang rapat utama Kantor Bupati Bima tersebut antara lain dihadiri Sekretaris Daerah yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, SE, Inspektur Kabupaten Bima, Iwan Setiawan, SE,Plt. Kabag Kesra, H. Ahyani, S.Ag dan para kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya, menaruh harapan besar kepada seluruh duta Kabupaten Bima terutama para peserta lomba, agar bisa menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh rasa percaya diri pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut. 

Selain itu, Bupati Bima menitipkan amanah kepada para pelatih dan official untuk terus mendampingi, membimbing dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar bisa tampil secara optimal. "Kebersamaan, kekompakan dan semangat saling mendukung menjadi modal penting dalam mencapai hasil yang terbaik," pungkas Bupati Ady Mahyudi.

Sementara itu, Plt. Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima, H. Ahyani, S.Ag dalam laporannya menyampaikan, dalam perhelatan MTQ yang berlangsung mulai 9 hingga 16 Juni tersebut, Kabupaten Bima akan mengikuti 8 cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQ Tingkat Provinsi NTB ke-XXXI Tahun 2026.

Mata lomba tersebut terdiri dari Cabang Tilawah, Cabang Qira’at Saba’ah, Cabang Hifzil Qur'an 1 Juz & 5 Juz Tilawah, Cabang Hifzil Qur'an 10, 20, & 30 Juz, Cabang Tafsir Al-Qur'an, Cabang Fahmil dan Syahril,  Cabang Khath Al-Qur'an dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ). (Red)






Bupati Bima saat menyerahkan bantuan


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima kembali melaksanakan berbagai kegiatan dalam program unggulan Selasa Menyapa di Desa Rite dan Kole Kecamatan Ambalawi, Rabu-Kamis (4/6).

Pada momen Selasa Menyapa putaran kedua tahun 2026 tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi menyerahkan santunan ahli waris sebesar Rp. 104 juta kepada empat orang dari Desa Nipa dan Desa Mawu. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Bima menyerahkan sejumlah paket Sembako, dilanjutkan dengan prosesi penyematan tanda peserta calon BPJS Ketenagakerjaan kepada 5 orang warga Desa Rite dan 5 orang warga Desa Kole.

Sederet paket bantuan tersebut diserahkan melalui acara Ngopi Bareng Selasa menyapa yang yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Oi Ncinggi Desa Rite Kecamatan Ambalawi.

Saat berkunjung di dua desa ini, Bupati Bima yang hadir bersama Ketua TP PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti yang hadir bersama para Kepala Perangkat Daerah, didampingi jajaran Kepala Perangkat Daerah, Kabag Lingkup Setda, Camat Beserta Muspika Ambalawi dan Pejabat Eselon III OPD Lingkup Pemkab Bima disambut meriah oleh masyarakat Rite dan Kole. 

Setelah prosesi penyambutan, "Ngopi Bareng" di Gedung Serba Guna Desa Oi Ncinggi Desa Rite, Bupati Bima yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti terlebih dahulu mengunjungi Stand UMKM masyarakat di sekeliling GSG dan kemudian melakukan tatap muka dengan masyarakat.  

Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, kehadiran seluruh jajaran pemerintah kabupaten Bima dalam rangkaian kegiatan Selasa Menyapa merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada masyarakat. "Untuk ini, saya mengundang dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir memanfaatkan beragam pelayanan yang dilekatkan melalui kegiatan Selasa Menyapa ini," pungkas Bupati Bima.

Acara Ngopi Bareng di GSG Oi Ncinggi Desa Rite ini diawali Tarian Mpaa Sama dari SDN Buru Keli dan dilanjutkan penyerahan beberapa item bantuan.

Sementara itu dari Dinas Ketahanan Pangan dan Kabupaten Bima menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Keluarga beresiko stunting dari DP3AP2KB untuk menekan angka stunting dan kerawanan gizi.

Demikian halnya TP PKK Kabupaten Bima juga menyerahkan  piagam penghargaan kepada Bunda PAUD  Kecamatan dan Bunda PAUD Desa Rite dan Desa Kole. Selain itu dilaksanakan launching  Gerakan  Aksi Kesadaran Masyarakat Akan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik sekaligus penyerahan Bak Sampah kepada Kepala Desa Kole, Kepala Desa Rite dan Kader PKK. (Red)





Kapolda NTB didampingi Bupati dan Walikota Bima 


WARTA BIMA,- Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) perdana di wilayah Kabupaten dan Kota Bima.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Polda NTB tersebut disambut dengan Tarian "Wura Bongi Monca" yang ditampilkan para penari dari Sanggar Ntimbo La Maria Wawo dan dilanjutkan dengan pengalungan selendang di loby VIP Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Senin (1/6).

Pada Kunker Perdana di Daerah Bima ini, Kepolda NTB didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja dan para Pejabat Utama Polda NTB. Saat tiba di Bandara SMS, Kapolda NTB disambut Bupati Bima Ady Mahyudi, Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE, Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy,  Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom, M.Sc, Kepala Kepolisian Resor Kota Bima, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M. Anton Bhayangkara G, S.IK,. M.H, Kajari Bima Heru Kamarullah, SH., M.H, Sekda Kota Bima H. Fahruranji, S.Sos., M.Si dan Beberapa pejabat Eselon II Pemkot Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi di sela kunjungan tersebut mengungkapkan, jajaran Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen penuh mendukung delapan Program Prioritas Strategis Kapolda NTB. Diantaranya, optimalisasi peran polisi masyarakat, forum kemitraan polisi dan masyarakat (FKPM), sinergi tiga pilar,  layanan publik yang humanis dan sejumlah program strategis lainnya 

Selanjutnya, pada Senin Malam (1/6) Kapolda NTB beserta Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja menghadiri Silaturahmi dengan Jajaran Pemerintah Kota Bima,  Pemerintah Kabupaten Bima  dan FORKOPIMDA di Kediaman Walikota Bima.

"Sebagai warga baru, kami mengharapkan  arahan agar supaya bisa mengelola daerah dengan 10 kabupaten dan kota ini dengan baik," ujar Kapolda NTB.

Ia menegasian, Pola "bottom up" dalam pengambilan keputusan akan dikedepankan dan ini sesuai  motto "Polri Untuk Masyarakat" dan dengan kekompakan, sinergi, kolaborasi dan koordinasi masalah akan bisa diatasi," pungkas Kapolda NTB. (Red)




Humas RSUD Bima, Sri Fujiyati bersama Rita Kartika 


WARTA BIMA,- Untuk menghadapi dan menyukseskan program Selasa Menyapa Bupati dan Wakil Bupati Bima di berbagai desa, lebih khusus di Desa Kombo dan Raba Kecamatan Wawo yang dijadwalkan berlangsung pekan depan 8-9 Juni 2026.

Jajaran RSUD Bima saat ini telah menyiapkan sebuah terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan Donor darah dalam program Selasa Menyapa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima.

Direktur RSUD Bima melalui staf pada bagian Humas, Sri Fujiyati, Amkl.,ST didampingi Rita Kartika, SKM,M.kes kepada Media ini mengatakan, terobosan baru yang akan dilakukan oleh jajaran RSUD Bima melalui kegiatan Selasa Menyapa tersebut adalah inovasi unggulan berbasis kearifan lokal berupa, Gerakan 1 Tokoh 10 Pendonor.

"Kegiatan ini nantinya terintegrasi dengan acara Ngopi Bareng bapak Bupati dan Wabup Bima bersama masyarakat Desa Kombo dan Raba," ujar Sri Fujiyati.

Wanita tangguh kelahiran Desa Kombo ini menjelaskan, dalam Inovasi berbasis kearifan lokal tersebut, jajaran RSUD Bima akan menempatkan tokoh masyarakat sebagai penggerak utama (agent of change) yang meliputi, Kepala Desa, Kepala Sekolah, tokoh agama dan tokoh pemuda. Setiap tokoh ini diharapkan bisa mengajak minimal 10 orang pendonor. 

"Komitmen ini dibangun melalui momentum kegiatan Ngopi Bareng (H-1) program Selasa Menyapa bersama masyarakat setempat," terangnya.

Humas RSUD Bima yang akrab disapa Bu Fuji ini menyebut, tujuan utama digagasnya sebuah gebrakan baru bertajuk inovasi unggulan berbasis kearifan lokal tersebut antara lain, Meningkatkan jumlah capaian donor darah secara signifikan, Membangun partisipasi masyarakat berbasis keteladanan tokoh, Menguatkan nilai gotong royong sebagai kekayaan lokal daerah serta Mengoptimalkan peran Humas sebagai penggerak komunikasi publik.

"Melalui program Selasa Menyapa ini, kita harapkan target capaian 40 kantong darah per kegiatan, 80 kantong per bulan dan 960 kantong darah dalam 1 tahun," imbuhnya.

Sri Fujiyati menambahkan, inovasi tersebut diharapkan menjadi branding unggulan RSUD Bima dalam mendukung program pemerintah daerah, sekaligus sebagai gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan. "Kami berharap, kegiatan ini juga semakin menguatkan peran komunikasi publik sekaligus dapat peningkatan capaian pelayanan donor darah di RSUD Bima," pungkasnya. (WB-01)






Mobil Bor Air siap melakukan pemboran


WARTA BIMA,- Sebuah kendaraan baru yang hadir di Kabupaten Bima dengan jenis Truk Bor Air saat ini mulai beroperasi di wilayah Kecamatan Wawo.

Debut perdana mobil baru senilai, Rp.3,9 Milyar yang dibeli oleh Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan Zubaidy tersebut dilakukan di salah satu lahan Kebun milik warga Desa Kambilo Kecamatan Wawo, dengan jenis pekerjaan pemboran air bersih kedalaman direncanakan 85 meter.

Pegawai pada Dinas PUPR Kabupaten Bima, Muhammad Teguh, ST didampingi Kepala Workshop Alat Berat saat ditemui awak Media ini di lokasi pekerjaan mengungkapkan, proses pemboran air di salah satu lahan milik warga tersebut merupakan langkah awal dimulainya operasional satu unit mobil bor air hasil pengadaan Pemkab Bima tahun anggaran 2026 senilai, Rp. 3,9 Milyar.

"Intinya, kita hadir di Desa Kambilo Kecamatan Wawo ini untuk melakukan uji fungsi (ujicoba) mobil  bor air. Karena armada roda empat yang dilengkapi peralatan bor seperti ini baru ada pertama kali di daerah Bima," ujarnya.

Menurut Teguh, uji fungsi mobil pemboran air tanah dalam tersebut sangat penting untuk memastikan seluruh sistem mekanis, hidrolik dan instrumen pengemboran berfungsi normal serta aman digunakan sebelum diterjukan ke lokasi proyek, khususnya diberbagai wilayah Kabupaten Bima.

"Untuk kelancaran uji fungsi sekaligus operasional kendaraan ini, Pemkab Bima melalui Dinas PUPR menghadirkan dua orang teknisi khusus mobil bor air dari pihak perusahaan mobil di Jakarta," imbuhnya.


Disinggung soal munculnya sorotan dari masyarakat yang menilai aktivitas pemboran air di Desa Kambilo tersebut adalah proyek siluman? Teguh menegaskan tidak ada yang namanya proyek siluman, karena seluruh proses pekerjaan bor air mulai dari titik nol hingga 85 meter kebawah itu, semuanya masih menjadi tanggung jawab pihak Perusahaan tempat pembelian mobil bor dimaksud.

"Artinya, segala biaya untuk keperluan bor air di Desa Kambilo ini semuanya ditanggung oleh Perusahaan. Lagipula mobil baru yang dibeli pemerintah ini garansinya berlaku selama satu tahun. Dan intinya, tidak ada dana di APBD khusus untuk kegiatan bor air ini, semuanya murni ditanggung perusahaan," pungkasnya. (WB-01)







MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.