WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima bersama jajaran Kodim 1608 Bima menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif guna membahas langkah-langkah strategis penyelesaian kendala lahan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kamis (5/3).

Rakor yang berlangsung di Rumah Dinas Dandim 1608/Bima tersebut mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mengawal legalitas dan ketersediaan infrastruktur pendukung untuk mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam Rakor ini, Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs. A. Salam Gani, Kadis Pertanian Ir. H.M. Natsir, Sekdis Dikbudpora H. Fathurrahman, M.Pd para Kepala Bidang terkait dan 33 Kepala Desa di Kabupaten Bima.

Dihadapan 33 Kades yang  mengikuti Rakor tersebut, Bupati Bima mengatakan, fokus utama pembahasan adalah penyelesaian lahan Gerai KDMP pada 33 desa yang saat ini masih menghadapi kendala administratif maupun teknis. Masalah yang diidentifikasi meliputi kekurangan luasan lahan serta proses perizinan yang belum tuntas.

Bupati Ady Mahyudi mengungkapkan bahwa legalitas lahan merupakan fondasi utama agar pembangunan gerai tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, dalam diskusi teknis, Bupati menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk bekerja secara lintas sektoral guna memangkas hambatan birokrasi. 

Bupati mendesak segera melakukan Pendataan Ulang (Verifikasi Lapangan) verifikasi faktual terhadap 33 titik lahan Gerai KDMP, Sinkronisasi Aturan oleh Dinas PUPR dan Perkim melakukan penyesuaian tata ruang (Zonasi) untuk memastikan izin pembangunan gerai tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

"Saya minta Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima lebih proaktif memfasilitasi dan melakukan pendampingan pemerintah desa dalam proses hibah/ijin, pengalihan atau peminjaman lahan aset desa agar status hukumnya jelas (clean and clear), Pelaporan Berkala. Seluruh progres perkembangan wajib dilaporkan kepada Bupati melalui Sekretariat Daerah secara berkala setiap akhir pekan," tegasnya.


Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyampaikan, pertemuan (Rakor) tersebut menjadi krusial dalam upaya bersama memastikan pemerintah dan TNI hadir dalam keberlanjutan program ekonomi kerakyatan melalui wadah koperasi di tingkat desa.

Melalui koordinasi ini diharapkan adanya progres nyata dalam waktu dekat bagi 33 desa tersebut. Sehingga mampu mempercepat proses verifikasi di lapangan agar  Gerai Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi bagi kemajuan desa. (Red)




Bupati Bima didampingi Wabup saat menyerahkan bantuan Al-Qur'an pada Camat Lambu 


WARTA BIMA,- Dalam bulan suci Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Bima terus melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan diberbagai kecamatan, salah satunya di Kecamatan Lambu yang digelar tadi malam, Kamis (5/3)

Pada pelaksanaan hari ke delapan di Kecamatan Lambu tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy bersama sejumlah pejabat teras lingkup Pemkab Bima mengawali rangkaian safari ramadan dengan Buka Puasa Bersama di Kantor Camat Lambu. Setelah itu, Bupati Bima dan rombongan melanjutkan shalat Isya dan Tarawih Berjamaah di Masjid Al Marhamah, Desa Soro Melayu kecamatan setempat.

Di hadapan Camat Lambu Muaidin, S.Pd, Muspika, para Kepala desa dan alim ulama Se-kecamatan Lambu, Bupati Ady Mahyudi dalam sambutannya beberapa saat sebelum shalat tarawih berjamaah mengungkapkan, kegiatan. Safari Ramadan merupakan agenda tahunan yang sangat penting untuk merekatkan silaturahmi dan menguatkan ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat, sehingga dalam bulan suci Ramadan dan bulan selanjutnya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Pada Safari tersebut, Bupati Bima juga memaparkan kilas balik satu tahun perjalanan kepemimpinan Ady-Irfan. Menurutnya, ada banyak capaian dan kegiatan yang sudah dilaksanakan. Namun demikian, masih banyak yang belum dapat direalisasikan dan  belum memenuhi harapan masyarakat. 

Bupati Ady Mahyudi menyebut, dalam kurun waktu satu tahun mengemban amanah, berbagai program kerja telah berjalan, termasuk program unggulan "Selasa Menyapa" yang bertujuan menyerap aspirasi warga secara langsung sebagai  sebuah pendekatan pelayanan secara terintegrasi lintas Unit Kerja, demikian halnya pada sektor pembangunan lain.

Untuk itu, pada tahun-tahun mendatang, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat. "Dukungan Bapak dan Ibu sangat berarti agar kami dapat menuntaskan program-program pemerintah demi mewujudkan Bima yang Bermartaba," pungkas Bupati Bima dalam sambutannya usai penyerahan secara simbolis paket bantuan Al-Qur’an kepada Camat Lambu.


Pada Safari Ramadan di Lambu, Wabup dr. H. Irfan Zubaidy, dalam tausiyahnya mengajak para jamaah masjid Almarhamah untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momentum transformasi diri,  peningkatan ibadah dengan menjaga kekhusyukan shalat dan memperbanyak amal kebaikan. Jamaah dihimbau beribadah maksimal agar hingga di akhir Ramadan nanti, setiap individu mampu meraih predikat Muttaqin atau hamba yang bertakwa". 

Terangnya pada Safari Ramadan yang juga dihadiri Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, para kepala perangkat daerah, kepala Bagian, Pejabat eselon III dan IV pada lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. (Red)






 


WARTA BIMA,- Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Do’a Syukuran dan Buka Puasa Bersama memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy Senin sore (2/3).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima tersebut diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Qori internasional, Syamsuri Firdaus. Hajatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dalam bulan suci Ramadan, tapi juga sebagai momen refleksi atas perjalanan pembangunan selama periode pertama kepemimpinan Ady Mahyudi bersama  dr. H. Irfan (Ady-Irfan).

Bupati Bima, Ady Mahyudi dalam sambutanya mengatakan bahwa tahun pertama merupakan fase krusial dalam menetapkan arah perubahan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. "Satu tahun adalah awal untuk menata sistem dan memperjelas arah pembangunan. Fondasi harus kuat agar langkah ke depan lebih terukur," ujarnya.

 

Menurutnya, periode 2025 sampai 2029 ditetapkan sebagai tahap peletakan dasar transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola, sehingga fokus utama Pemerintah Kabupaten Bima diarahkan pada tiga pilar utama yakni, reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.

 

Bupati Ady Mahyudi menyebutkan, program unggulan "Selasa Menyapa" merupakan salah satu bentuk konkrit dari kebijakan tersebut. Dengan pendekatan jemput bola, program strategis ini telah menghadirkan berbagai layanan pemerintahan secara langsung kepada masyarakat. Bahkan sepanjang tahun 2025 kemarin, program Selasa Menyapa telah menjangkau 32 desa di seluruh Kabupaten Bima dengan capaian yang signifikan. Seperti ribuan layanan administrasi kependudukan diselesaikan, ratusan izin usaha diterbitkan, layanan kesehatan gratis diberikan kepada ribuan warga, fasilitasi akses BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dilakukan secara langsung.

 

Selain itu, Bupati Bima mengaku bahwa Pemerintah daerah juga menyelenggarakan penyaluran bantuan pangan dan mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui bazar rakyat di setiap lokasi kegiatan sesuai dengan visi-misi perubahan menuju Bima Bermartabat. "Perubahan itu bukan hanya soal program, melainkan perubahan cara kerja. Pemerintah tidak boleh berjarak, kami hadir, mendengar dan menyelesaikan. Itulah birokrasi yang ingin kita bangun," pungkasnya.


Pada momen tersebut, Bupati Bima yang juga Sekretaris DPW PAN Provinsi NTB ini memaparkan sederet capaian program pembangunan selama satu tahun pertama memimpin Kabupaten Bima. Program-program yang kini sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tersebut antara lain, lapangan kerja terbuka, rumah rakyat dibedah, akses jalan dibangun sekaligus dihotmik, air bersih mengalir serta bidang pendidikan dan kesehatan terus diperkuat.


Do,a syukuran yang berjalan penuh hikmad dan cukup meriah tersebut antara lain dihadiri oleh rombongan keluarga besar pemerintah daerah. Diantaranya, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat termasuk para Tim Pemenangan Ady-Irfan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bima. (WB-01)







Kru SPPG saat menyiapkan menu MBG


WARTA BIMA,- Pihak pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wawo Kambilo Kabupaten Bima, angkat bicara terkait ditemukannya seekor hewan pengerat berupa Tikus yang masih hidup dalam sebuah kantong plastik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Kambilo Kecamatan Wawo pada Jum,at 27 Perbuari 2026.

Mitra sekaligus pemilik SPPG Wawo Kambilo, Sri Rahmatiar didampingi Asisten Lapangan (Aslap), Anhar kepada Media ini Selasa (3/3) menyebutkan bahwa kejadian munculnya seekor Tikus yang beredar luas dalam video berdurasi sekitar 3 menit di beranda Media sosial Facebook tersebut, sungguh diluar dugaan bahkan tidak diketahui sama sekali oleh dirinya selaku pengelola Dapur MBG.

Dalam klarifikasinya, Sri Rahmatiar menjelaskan bahwa sebelum semua menu untuk kebutuhan makanan gratis (MBG) didistribusikan kepada para siswa penerima manfaat, termasuk untuk Guru dan Posyandu, pihaknya selaku pengelola Dapur (Mitra) didampingi ahli gizi dan petugas Aslap terlebih dahulu melakukan pengecekan, bahkan tetap memeriksa secara teliti setiap menu makanan yang dibagikan pada seluruh penerima manfaat. Termasuk juga pemeriksaan terhadap segala macam gangguan Serangga dan hewan kecil lainya seperti tikus yang terdapat dalam setiap makanan yang disajikan.

"Prosedur dan cara kerja yang kami terapkan di SPPG seperti ini, dalam rangka untuk memastikan semua jenis makanan yang dibagikan dalam kondisi baik dan aman sesuai standar gizi yang ditentukan oleh pihak BGN," ujarnya.

Selain itu, mulai dari proses pemorsian semua menu MBG hingga pendistribusian makanan ke Sekolah-sekolah maupun tempat Posyandu tetap dilakukan pemeriksaan dan diawasi secara ketat. Bahkan dua unit Mobil yang selalu disiapkan untuk membawa makanan pun, setiap hari tetap dicuci bersih dulu sebelum mengangkut MBG ke seluruh penerima manfaat. 

"Makanya, yang menjadi pertanyaan kami sekarang, dari mana datangnya seekor Tikus hidup ini kok tiba-tiba bisa muncul dan berkeliaran dalam sebuah kantong plastik berisi Peking 6 porsi MBG untuk guru. Padahal kami sudah periksa semua makanan itu sebelum dibagikan ke sekolah yang bersangkutan. Kejadian ini bagi kami terasa eneh dan janggal," ungkap Rahmatiar.

Oleh karena itu, dirinya menduga kuat ada unsur sabotase yang dimainkan orang-orang tertentu dalam peristiwa tersebut, dengan tujuan ingin menjatuhkan bisnis di bidang jasa pelayanan makanan yang tengah digelutinya saat ini.

Dugaan tersebut tentunya didasari berbagai alasan dan fakta di lapangan. Salah satu contoh, kenapa seekor Tikus mendadak muncul saat makanan sudah tiba di sekolah. Sementara satu kantong plastik merah berisi 6 porsi MBG untuk guru itu sudah dicek dan diperiksa semua di dapur SPPG sebelum diantar ke sekolah, khususnya SDN 1 Kambilo. "Ironisnya lagi, setelah kami melihat plastik berisi makanan untuk guru itu tidak ada satupun yang bocor. Lalu dari mana tikus bisa masuk dalam sebuah kantong plastik tanpa jejak seperti ini," cetusnya.

Sri Rahmatiar bersama karyawan SPPG Wawo Kambilo


Tidak terima dengan kejadian yang dianggap telah mencoreng nama baik sebuah Dapur MBG yang dinakhodainya, Sri Rahmatiar mengaku telah melaporkan pemilik akun facebook dan orang-orang yang menyebarkan video seekor tikus yang terjebak dalam kantong plastik tersebut kepada pihak TNI, dalam hal ini Kodim Bima untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Saya menilai, orang-orang yang menyebarkan video tikus itu sengaja mau menggiring opini untuk menjatuhkan saya. Makanya saya lapor ke pihak TNI supaya mereka bisa mempertanggung jawabkan perbuatanya dihadapan hukum," pungkasnya kesal. (WB-01)









WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar doa syukuran satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima, Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di halaman Kantor Bupati Bima, Senin sore (2/3).

‎Momentum yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Kabupaten Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutanya menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan sinergi seluruh pihak selama satu tahun masa jabatan. ‎“Kami menyadari bahwa capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari kerja sama dan doa seluruh masyarakat Kabupaten Bima. Momentum ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus bekerja lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Bupati Bima mengingatkan, tepat pada 20 Februari 2025, dirinya bersama Wakil Bupati menerima mandat dari Presiden Republik Indonesia serta amanah dari masyarakat Kabupaten Bima untuk memimpin daerah. ‎“Amanah ini bukan sekadar jabatan dan bukan sekadar kekuasaan, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan perubahan-perubahan yang nyata bagi Tanah Dana Mbojo yang kita cintai,” cetusnya.

Bupati mengaku, satu tahun memang waktu yang singkat dalam perjalanan sejarah. Namun, periode tersebut dinilai cukup untuk menunjukkan arah kebijakan, kesungguhan, serta meletakkan fondasi perubahan. ‎“Dengan tata kelola yang baik, integritas yang kuat, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, saya yakin lima tahun ke depan akan menjadi periode kebangkitan Kabupaten Bima,” imbuhnya.

Bupati Ady Mahyudi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan satu tahun kepemimpinan ini sebagai momentum mempercepat langkah pembangunan. ‎“Bersama kita melayani, bersama kita membangun, bersama kita wujudkan Kabupaten Bima yang bermartabat, berkemajuan, makmur, tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

‎Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, diharapkan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima dapat terus membawa perubahan positif serta mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih maju dan bermartabat. (Red)






 

Bupati Bima


‎WARTA BIMA,- Untuk menyesuaikan perubahan jam kerja selama bulan Ramadan, Bupati Bima  melalui Surat Edaran (SE) Nomor 821.29/019/03.7/2026 menetapkan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

‎Kebijakan tersebut diterbitkan pada 18 Februari 2026 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

‎Dalam surat edaran tersebut disampaikan bahwa penyesuaian jam kerja dilakukan untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus memberikan kesempatan kepada ASN menjalankan ibadah puasa dengan optimal selama Ramadan 1447 H/2026 M.

‎Adapun ketentuan Jam Kerja bagi perangkat daerah yang memberlakukan 5 (lima) hari kerja, ketentuan jam kerjanya sebagai berikut, Senin sampai Kamis: pukul 08.00 –15.00 WITA dengan waktu istirahat: pukul 12.00 –12.30 WITA. Sedangkan pada setiap‎ Jumat, ASN bekerja pada pukul 08.00 –15.30 dengan waktu istirahat: pukul 11.30 –12.30 WITA.

‎Surat Edaran ini juga mengatur, bagi bagi Perangkat Daerah yang memberlakukan 6 (enam) hari kerja, ketentuannya sebagai berikut, Senin sampai Kamis dan Sabtu: pukul 08.00–14.00 WITA dengan  waktu istirahat: pukul 12.00–12.30 WITA, Sementara pada  Jumat: pukul 08.00–14.30 WITA dan waktu istirahat pada pukul 11.30–12.30 WITA.‎

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa jumlah jam kerja efektif bagi instansi yang menerapkan 5 hari kerja maupun 6 hari kerja selama bulan Ramadan minimal 32,5 jam per minggu. Surat edaran ini ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Sekretaris DPRD Kabupaten Bima, Staf Ahli Bupati Bima, para Asisten Setda Kabupaten Bima, Inspektur Kabupaten Bima, seluruh Kepala Dinas dan Kepala Badan lingkup Kabupaten Bima, Kepala Bagian lingkup Setda Kabupaten Bima, serta para Camat se-Kabupaten Bima.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap penyesuaian jam kerja ini tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tanpa mengurangi produktivitas kinerja ASN selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyesuaikan regulasi nasional dengan kondisi dan kebutuhan daerah (Red)







WARTA BIMA,- Dalam upaya menghadirkan Batalyon Marinir di wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima Ady Mahyudi berkunjung ke markas Korps Marinir TNI Angkatan Laut RI di Jakarta pada Rabu (18/2).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bima tersebut diterima secara langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) TNI Angkatan Laut RI, Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M.,M.Tr.Opsla.,CRMP di Ruang Kerja Pangkomar TNI AL.

Panglima Korps Marinir ke-26 tersebut didampingi para perwira tinggi Korps Marinir menyambut baik kehadiran Bupati Bima beserta rombongan yang melakukan silaturahmi, dan membahas secara khusus penjajakan peluang dalam rangka merintis hadirnya batalyon marinir di Kabupaten Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi mengungkapkan, sebagai sebuah daerah yang memiliki garis pantai sepanjang 446 Km dengan 13 kecamatan pesisir, 64 desa pesisir dan memiliki sumber kekayaan hayati yang melimpah, kehadiran batalyon marinir memiliki arti penting sebagai garda terdepan pertahanan negara, terutama di wilayah pesisir dan laut Kabupaten Bima.

Bupati Ady Mahyudi menyebut, satuan Marinir memiliki kemampuan tempur yang dapat diandalkan dalam menghadapi ancaman. Disamping dapat dilibatkan dalam operasi kemanusiaan dan penyelamatan negara, kehadiran batalyon marinir juga sangat membantu masyarakat Kabupaten Bima dan sekitarnya.

Bupati Bima Ady Mahyudi yang didampingi Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST.,MT menambahkan, selain aspek keamanan dan penanganan bencana alam di pesisir, batalyon ini juga diyakini dapat mendorong pembangunan ekonomi maritim. (Red)











Bupati Bima saat menyerahkan bantuan Pipa air bersih


WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy dan Kepala Dinas PUPR, Taufik, ST. MT melakukan kunjungan kerja di Desa Nipa dan Tolowata Kecamatan Ambalawi pada Minggu (15/2).

Kunjungan kedua pemimpin idola baru bagi masyarakat Kabupaten Bima tersebut dalam rangka silaturrahmi, sekaligus menyerahkan bantuan Perpipaan air bersih 2.000 meter (2 km) yang merupakan aspirasi dari dua kepala desa dan masyarakat setempat. Jenis pipa bantuan ini terdiri dari 500 meter pipa ukuran 2 inc dan 1.500 meter berukuran 1,5 inc.

Bupati Bima Ady Mahyudi usai menyerahkan bantuan mengatakan, Pemerintah Daerah hanya menyiapkan material Pipa air. Sedangkan untuk pengerjaan pemasangan dan penyambungan pipa dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat penerima manfaat. "Kami hanya bisa menyiapkan Pipa, untuk pemasangannya saya minta partisipasi dan gotong royong dari para warga penerima manfaat," ujar Bupati Bima saat bertatap muka dengan masyarakat di halaman Masjid Babul Jannah Dusun Dana Bura Desa Nipa.

Bupati Bima dihadapan Camat Ambalawi A. Muis, S.Sos, Kades Nipa Mahfud, para alim ulama dan tokoh masyarakat  menyampaikan bahwa kehadirannya bersama Wakil Bupati dimaksudkan untuk menguatkan silaturahmi. "Kehadiran kami berdua disini tentu saja untuk membangun kebersamaan hingga akhir masa jabatan. Kunjungan ini juga menepis adanya anggapan bahwa pimpinan daerah kurang intensif menjalin silaturahmi dengan masyarakat Ambalawi," imbuhnya.

Bupati Bima yang akrab disapa Abah Ady ini sangat mengharapkan adanya totalitas dukungan semua elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan. "Saya juga memohon doa terbaik dari masyarakat Ambalawi mudah-mudahan dalam lima tahun perjalanan pemerintahan dapat berjalan dengan baik, aman dan kondusif," pungkasnya. (Red)





Suasana saat pembagian SK di Kantor BKD 


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima  melalui Badan Kepegawaian Daerah selama empat hari terakhir, tepatnya mulai Selasa hingga Juma,at hari ini 13 Februari 2026 telah membagikan secara bergilir SK kepada ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) yang mengabdi pada berbagai unit kerja di lingkungan pemerintah Kabupaten Bima.

Tak tanggung-tanggung, jumlah pegawai yang mengambil SK Pengangkatan sebagai ASN PPPK-PW di Kantor BKD dan Diklat Kabupaten Bima tersebut hingga hari ini tercatat sudah mencapai 8 ribu orang. Jumlah ini merupakan Gelombang I dari sebanyak 13 ribu lebih PPPK-PW yang ada di lingkup Pemkab Bima.

Penerbitan SK PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 tersebut merupakan momen penting bagi tenaga honorer Kabupaten Bima dan Daerah lainnya. Karena menjadi pengakuan negara atas pengabdian mereka. Juga mendapatkan hak atas gaji, akses  dalam skema perlindungan sosial ASN, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang  Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Abdul Haris M.Pd Jum'at (13/2) menjelaskan, dalam teknis pembagian SK PPPK Paruh Waktu tersebut, peserta diminta membawa satu lembar kontrak kerja yang telah ditandatangani di atas meterai dan menyerahkannya kepada petugas sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"ASN PPPK PW yang telah menerima SK diharapkan segera melaporkan diri ke unit kerja masing-masing untuk diterbitkan   surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) oleh masing-masing perangkat daerah," pungkasnya. (Red)










WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Apel Gabungan di Lapangan upacara Kantor Bupati Bima, Kamis (12/02/26) dengan Pembina apel Bupati Bima Ady Mahyudi.

Pada apel yang turut dihadiri Wakil Bupati  dr. H. Irfan Zubaidy, para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah tersebut, Bupati Bima dalam amanatnya kembali menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada tanggal 2 Februari 2026 lalu, Bupati bersama Wakil Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang diselenggarakan di Sentul, Bogor.

‎“Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati di hadapan peserta apel.

‎Menindaklanjuti arahan Presiden, Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat langkah-langkah nyata di daerah. Sejak kepemimpinan Ady–Irfan, berbagai kegiatan gotong royong dan kerja bakti telah dilaksanakan secara rutin di berbagai fasilitas publik maupun di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Bima.

Bagi Pemerintah Daerah, kegiatan tersebut merupakan bagian dari visi Bima Bermartabat serta wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bima dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan gotong royong dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai budaya kerja dan budaya hidup masyarakat Kabupaten Bima.

Sehubungan dengan hal itu, Bupati Bima secara tegas meminta seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima untuk memastikan kebersihan lingkungan kerja masing-masing. “Saya meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja agar memastikan kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan menciptakan kenyamanan bagi para pegawai, sekaligus memberikan kesan yang baik dan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang datang bersilaturahmi ke kantor kita,” imbuhnya.

Melalui apel gabungan ini, Bupati Ady Mahyudi berharap semangat menjaga kebersihan tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan menjadi komitmen bersama yang diwujudkan dalam tindakan nyata dan konsisten, demi terwujudnya Kabupaten Bima yang bersih, sehat, dan bermartabat. (Red)



 


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Keputusan ini diambil merespons tren peningkatan kasus yang signifikan dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Berdasarkan data akumulatif per 31 Januari 2026, tercatat sebanyak 306 kasus campak ditemukan di wilayah Kabupaten Bima sejak Oktober 2025, dengan laporan 1 orang meninggal dunia. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan KLB Campak yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Fatahullah, S.Pd di Ruang Rapat Sekretaris Daerah.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang menyempatkan diri menyimak jalannya rapat koordinasi tersebut dalam arahannya mengatakan, Camat dan Kepala Puskesmas sangat krusial sebagai ujung tombak dalam melakukan edukasi dan memastikan cakupan imunisasi di wilayah masing-masing kembali meningkat, terutama pada kelompok umur yang paling terdampak. Untuk langkah pencegahan selanjutnya akan dilakukan Imunisasi Masal.

Wabup H. Irfan menyebut, wabah ini harus ditangani secara serius karena bisa menyebabkan konsekuensi serius seperti infeksi otak, kematian pada anak dan orang dengan sistem imun yang lemah dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak atau tuli.


Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam paparannya mencatat bahwa distribusi kasus didominasi oleh kelompok usia balita, dengan rincian kelompok umur yang terpapar adalah Usia  1 Tahun: 12,42%, Usia 1 – 5 Tahun: 66,34% (Kelompok paling rentan), Usia 6 – 12 Tahun: 15,69%.

"Angka ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Dengan 306 kasus dan melihat fakta bahwa lebih dari 66 persen penderita adalah anak usia 1 sampai 5 tahun, Pemerintah Kabupaten Bima menetapkan status KLB agar langkah-langkah darurat dan penanganan intensif dapat segera dilaksanakan," ujar Asisten Fatahullah dalam arahannya di hadapan para pejabat terkait dan camat, Perawakilan Kodim 1608/Bima, perwakilan MUI, para Kepala Puskesmas dari wilayah terkait dan Korwil Pendidikan diwilayah terkait. (Red)






WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi memimpin Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Bima, Kamis (12/2).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, Sekretaris Daerah Bima Adel Linggi Ardi SE,  para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian lingkup Setda, para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah.

Dalam Apel gabungan tersebut, Bupati Bima mengajak seluruh jajaran untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang lapang, penuh keikhlasan dan semangat dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati Bima juga memaparkan agenda pemerintah daerah selama bulan suci Ramadan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Bima akan kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dan Ramadan Berbagi yang akan digelar di 18 kecamatan. “Kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat melalui Safari Ramadan dan Ramadan Berbagi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat," ujarnya 

Pada momen tersebut, Bupati Bima meminta kepada seluruh perangkat daerah, khususnya  Perangkat Daerah pembina kecamatan, untuk berpartisipasi aktif dan hadir bersama masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan tersebut.

Apel Gabungan

Dalam  menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, silaturahmi di antara para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah berlangsung usai pelaksanaan apel. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat menjelang bulan yang penuh berkah.

Memasuki Ramadan, atas nama pribadi dan keluarga serta atas nama Wakil Bupati beserta keluarga, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pemerintah daerah. “Apabila selama menjalankan tugas dan dalam setiap interaksi terdapat hal-hal yang kurang berkenan, dengan segala kerendahan hati kami memohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (Red)







MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.