![]() |
| Monitoring di SPPG milik H. Kasnun |
WARTA BIMA,- Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos didampingi Kapolsek IPTU Iksan melakukan monitoring ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Peduli Umat Mbojo milik H. Kasnun Ahmad dan SPPG Wawo Kambilo yang dinakhodai oleh Sri Rahmatiar.
Monitoring ini merupakan bagian dari agenda pemantauan pada sejumlah Dapur SPPG, guna memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetus oleh Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjunganya pada dua SPPG tersebut, Camat Wawo bersama Kapolsek meninjau langsung proses pengolahan layanan MBG, mulai dari pencatatan administrasi, sistem pelaporan hingga penyediaan menu gizi harian.
Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos mengatakan, kegiatan monitoring pada dua SPPG di Kecamatan Wawo tersebut, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moralnya sebagai kepala wilayah, dengan harapan program dari pemerintah pusat ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.
Selain itu, monitoring ini merupakan kolaborasi yang baik antara unsur Muspika Wawo dengan pihak pengelola Dapur MBG, dalam rangka mengantisipasi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap para penerima manfaat.
"Kami turun monitoring sebagai salah satu langkah antisipasi dalam mencegah timbulnya isu-isu negatif di Dapur SPPG, meskipun hasil pantauan kami selama ini tidak ada masalah, karena program MBG di Wawo relatif aman dan lancar," ujarnya.
![]() |
| Saat Monitoring di SPPG yang Dipimpin Sri Rahmatiar |
Pada kesempatan tersebut, Camat Wawo meminta kepada pihak pengelola SPPG, terutama para pengawas yang mengantar makanan MBG pada tiap-tiap Sekolah, agar bisa mencatat apapun bentuk keluhan dari siswa (penerima manfaat), khususnya yang berkaitan dengan menu MBG. "Kalau ada keluhan siswa buatkan catatan khusus, supaya bisa dievaluasi dan diperbaiki kedepan," imbuhnya.
Dalam kunjunganya pada dua dapur MBG ini, Camat Syarif juga meminta kepada kepala SPPG dan tenaga ahli dibidang Gizi, agar bisa mensosialisasikan setiap menu MBG yang memiliki kadar gizinya kepada masyarakat penerima manfaat. Paling tidak harus ada pertemuan rutin dengan tujuan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti munculnya kritikan dan aksi protes yang berkaitan dengan menu-menu makanan MBG yang disajikan oleh pihak SPPG.
Tidak hanya itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat penerima manfaat, jika ada menu MBG yang dinilai tidak cocok dan kurang gizinya harap dilaporkan ke pihak SPPG saja, jangan langsung diunggah lewat Medsos. Sebaliknya, pihak pengelola SPPG juga jangan melawan kalau ada masyarakat yang keberatan dengan menu MBG, tapi harus disikapi dengan bijak sebagai bahan untuk perbaikan kedepan. Pihaknya berharap masyarakat Wawo dapat memahami kandungan gizi dalam menu MBG yang dibagikan setiap hari. Karena di semua kantor SPPG itu sudah ada ahli gizi yang ditugaskan oleh negara untuk memilih dan menyortir setiap makanan yang disajikan kepada seluruh penerima manfaat MBG, khususnya di Kecamatan Wawo.
"Intinya, kami menilai kualitas menu yang disajikan oleh dua SPPG ini seperti ayam, telur, sayur, buah-buahan dan lainnya sudah sesuai dengan standar dari Badan Gizi Nasional (BGN)," pungkas Camat Syarifudin Bahsyar. (WB-01)


