![]() |
| Bupati Bima saat menerima Penghargaan UHC |
WARTA BIMA,- Pada tanggal 20 Pebruari 2025 lalu, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.
Dari kepemimpinannya yang baru berjalan 11 bulan tersebut, Bupati Ady Mahyudi bersama Wabup Bima, dr. H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan) sudah menorehkan prestasi fenomenal khususnya pada bidang kesehatan. Terbukti, pada hari ini Selasa 27 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang diimplementasikan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bima. Keberhasilan ini menunjukkan capaian yang membanggakan dalam pemenuhan layanan kesehatan.
Piala UHC Award merupakan simbol penghargaan tinggi dalam mewujudkan cakupan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi penduduk di daerah dalam program JKN. Kabupaten Bima masuk sebagai salah satu dari 394 kabupaten/kota termasuk 31 provinsi di seluruh indonesia yang mendapatkan penghargaan UHC Award dengan Kategori Madya.
Pada tahun 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten Bima meraih UHC Award Pertama dan kembali meraih anugerah UHC Pratama tahun 2025.
Seiring meningkatnya cakupan Kepesertaan BPJS mengantarkan Kabupaten Bima meraih Kategori UHC Madya. Piala UHC ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Mendagri Ribka Haluk dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron dalam sambutannya mengatakan, capaian ini menjadikan JKS kesehatan tidak saja besar tetapi juga sangat cepat karena dalam waktu 10 tahn Indonesia bisa mencapai UHC. Sementara, negara lain seperti Austria dan Belgia memerlukan waktu 70 tahun untuk mencapai cakupan seperti Indonesia. Hal ini bisa dicapai melalui sinergi dan pemanfaatan teknologi yang luar biasa dan kerjasama yang baik dengan Kementerian Kesehatan RI.
![]() |
Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi di sela-sela acara penganugerahan penghargaan tersebut mengungkapkan, UHC Award Madya ini berhasil diraih karena Pemerintah daerah telah secara konsisten menunjukkan komitmen dalam program JKN sebagai salah satu program strategis nasional. Antara lain dengan integrasi jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN sebagai langkah memperluas cakupan perlindungan kesehatan yang bermutu.
"Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas peran Pemkab Bima yang telah berkomitmen dengan memastikan kepesertaan minimal 98 persen dan keaktifan minimal 80 persen dari jumlah penduduk.
Data dari BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa pada tahun 2025, cakupan Kepesertaan BPJS di Kabupaten Bima mencapai minimal 98 persen dan keaktifan kepesertaan minimal 85 persen serta partisipasi Pemerintah Daerah 10 persen dari jumlah penduduk. "Saya berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Bima akan terus berupaya maksimal supaya cakupan keikutsertaan terus mengalami peningkatan," pungkas Bupati Bima Ady Mahyudi. (Red)


