WARTA BIMA,- Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Do’a Syukuran dan Buka Puasa Bersama memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy Senin sore (2/3).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima tersebut diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Qori internasional, Syamsuri Firdaus. Hajatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dalam bulan suci Ramadan, tapi juga sebagai momen refleksi atas perjalanan pembangunan selama periode pertama kepemimpinan Ady Mahyudi bersama  dr. H. Irfan (Ady-Irfan).

Bupati Bima, Ady Mahyudi dalam sambutanya mengatakan bahwa tahun pertama merupakan fase krusial dalam menetapkan arah perubahan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. "Satu tahun adalah awal untuk menata sistem dan memperjelas arah pembangunan. Fondasi harus kuat agar langkah ke depan lebih terukur," ujarnya.

 

Menurutnya, periode 2025 sampai 2029 ditetapkan sebagai tahap peletakan dasar transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola, sehingga fokus utama Pemerintah Kabupaten Bima diarahkan pada tiga pilar utama yakni, reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.

 

Bupati Ady Mahyudi menyebutkan, program unggulan "Selasa Menyapa" merupakan salah satu bentuk konkrit dari kebijakan tersebut. Dengan pendekatan jemput bola, program strategis ini telah menghadirkan berbagai layanan pemerintahan secara langsung kepada masyarakat. Bahkan sepanjang tahun 2025 kemarin, program Selasa Menyapa telah menjangkau 32 desa di seluruh Kabupaten Bima dengan capaian yang signifikan. Seperti ribuan layanan administrasi kependudukan diselesaikan, ratusan izin usaha diterbitkan, layanan kesehatan gratis diberikan kepada ribuan warga, fasilitasi akses BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dilakukan secara langsung.

 

Selain itu, Bupati Bima mengaku bahwa Pemerintah daerah juga menyelenggarakan penyaluran bantuan pangan dan mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui bazar rakyat di setiap lokasi kegiatan sesuai dengan visi-misi perubahan menuju Bima Bermartabat. "Perubahan itu bukan hanya soal program, melainkan perubahan cara kerja. Pemerintah tidak boleh berjarak, kami hadir, mendengar dan menyelesaikan. Itulah birokrasi yang ingin kita bangun," pungkasnya.


Pada momen tersebut, Bupati Bima yang juga Sekretaris DPW PAN Provinsi NTB ini memaparkan sederet capaian program pembangunan selama satu tahun pertama memimpin Kabupaten Bima. Program-program yang kini sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tersebut antara lain, lapangan kerja terbuka, rumah rakyat dibedah, akses jalan dibangun sekaligus dihotmik, air bersih mengalir serta bidang pendidikan dan kesehatan terus diperkuat.


Do,a syukuran yang berjalan penuh hikmad dan cukup meriah tersebut antara lain dihadiri oleh rombongan keluarga besar pemerintah daerah. Diantaranya, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat termasuk para Tim Pemenangan Ady-Irfan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bima. (WB-01)







Kru SPPG saat menyiapkan menu MBG


WARTA BIMA,- Pihak pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wawo Kambilo Kabupaten Bima, angkat bicara terkait ditemukannya seekor hewan pengerat berupa Tikus yang masih hidup dalam sebuah kantong plastik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Kambilo Kecamatan Wawo pada Jum,at 27 Perbuari 2026.

Mitra sekaligus pemilik SPPG Wawo Kambilo, Sri Rahmatiar didampingi Asisten Lapangan (Aslap), Anhar kepada Media ini Selasa (3/3) menyebutkan bahwa kejadian munculnya seekor Tikus yang beredar luas dalam video berdurasi sekitar 3 menit di beranda Media sosial Facebook tersebut, sungguh diluar dugaan bahkan tidak diketahui sama sekali oleh dirinya selaku pengelola Dapur MBG.

Dalam klarifikasinya, Sri Rahmatiar menjelaskan bahwa sebelum semua menu untuk kebutuhan makanan gratis (MBG) didistribusikan kepada para siswa penerima manfaat, termasuk untuk Guru dan Posyandu, pihaknya selaku pengelola Dapur (Mitra) didampingi ahli gizi dan petugas Aslap terlebih dahulu melakukan pengecekan, bahkan tetap memeriksa secara teliti setiap menu makanan yang dibagikan pada seluruh penerima manfaat. Termasuk juga pemeriksaan terhadap segala macam gangguan Serangga dan hewan kecil lainya seperti tikus yang terdapat dalam setiap makanan yang disajikan.

"Prosedur dan cara kerja yang kami terapkan di SPPG seperti ini, dalam rangka untuk memastikan semua jenis makanan yang dibagikan dalam kondisi baik dan aman sesuai standar gizi yang ditentukan oleh pihak BGN," ujarnya.

Selain itu, mulai dari proses pemorsian semua menu MBG hingga pendistribusian makanan ke Sekolah-sekolah maupun tempat Posyandu tetap dilakukan pemeriksaan dan diawasi secara ketat. Bahkan dua unit Mobil yang selalu disiapkan untuk membawa makanan pun, setiap hari tetap dicuci bersih dulu sebelum mengangkut MBG ke seluruh penerima manfaat. 

"Makanya, yang menjadi pertanyaan kami sekarang, dari mana datangnya seekor Tikus hidup ini kok tiba-tiba bisa muncul dan berkeliaran dalam sebuah kantong plastik berisi Peking 6 porsi MBG untuk guru. Padahal kami sudah periksa semua makanan itu sebelum dibagikan ke sekolah yang bersangkutan. Kejadian ini bagi kami terasa eneh dan janggal," ungkap Rahmatiar.

Oleh karena itu, dirinya menduga kuat ada unsur sabotase yang dimainkan orang-orang tertentu dalam peristiwa tersebut, dengan tujuan ingin menjatuhkan bisnis di bidang jasa pelayanan makanan yang tengah digelutinya saat ini.

Dugaan tersebut tentunya didasari berbagai alasan dan fakta di lapangan. Salah satu contoh, kenapa seekor Tikus mendadak muncul saat makanan sudah tiba di sekolah. Sementara satu kantong plastik merah berisi 6 porsi MBG untuk guru itu sudah dicek dan diperiksa semua di dapur SPPG sebelum diantar ke sekolah, khususnya SDN 1 Kambilo. "Ironisnya lagi, setelah kami melihat plastik berisi makanan untuk guru itu tidak ada satupun yang bocor. Lalu dari mana tikus bisa masuk dalam sebuah kantong plastik tanpa jejak seperti ini," cetusnya.

Sri Rahmatiar bersama karyawan SPPG Wawo Kambilo


Tidak terima dengan kejadian yang dianggap telah mencoreng nama baik sebuah Dapur MBG yang dinakhodainya, Sri Rahmatiar mengaku telah melaporkan pemilik akun facebook dan orang-orang yang menyebarkan video seekor tikus yang terjebak dalam kantong plastik tersebut kepada pihak TNI, dalam hal ini Kodim Bima untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Saya menilai, orang-orang yang menyebarkan video tikus itu sengaja mau menggiring opini untuk menjatuhkan saya. Makanya saya lapor ke pihak TNI supaya mereka bisa mempertanggung jawabkan perbuatanya dihadapan hukum," pungkasnya kesal. (WB-01)









WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar doa syukuran satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima, Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di halaman Kantor Bupati Bima, Senin sore (2/3).

‎Momentum yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Kabupaten Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutanya menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan sinergi seluruh pihak selama satu tahun masa jabatan. ‎“Kami menyadari bahwa capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari kerja sama dan doa seluruh masyarakat Kabupaten Bima. Momentum ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus bekerja lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Bupati Bima mengingatkan, tepat pada 20 Februari 2025, dirinya bersama Wakil Bupati menerima mandat dari Presiden Republik Indonesia serta amanah dari masyarakat Kabupaten Bima untuk memimpin daerah. ‎“Amanah ini bukan sekadar jabatan dan bukan sekadar kekuasaan, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan perubahan-perubahan yang nyata bagi Tanah Dana Mbojo yang kita cintai,” cetusnya.

Bupati mengaku, satu tahun memang waktu yang singkat dalam perjalanan sejarah. Namun, periode tersebut dinilai cukup untuk menunjukkan arah kebijakan, kesungguhan, serta meletakkan fondasi perubahan. ‎“Dengan tata kelola yang baik, integritas yang kuat, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, saya yakin lima tahun ke depan akan menjadi periode kebangkitan Kabupaten Bima,” imbuhnya.

Bupati Ady Mahyudi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan satu tahun kepemimpinan ini sebagai momentum mempercepat langkah pembangunan. ‎“Bersama kita melayani, bersama kita membangun, bersama kita wujudkan Kabupaten Bima yang bermartabat, berkemajuan, makmur, tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

‎Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, diharapkan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima dapat terus membawa perubahan positif serta mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih maju dan bermartabat. (Red)






MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.