WARTA BIMA,- Pemerintah Kota Bima menggelar apel pagi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (29/12). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE.

Meskipun sejak pagi diguyur hujan gerimis yang tak kunjung reda, apel tetap berlangsung khidmat dan tertib. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., Penjabat Sekretaris Daerah beserta Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, para Kepala Bagian, Camat, Lurah, serta seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Hari ini bukan hanya menerima selembar SK, tetapi menerima kepercayaan, amanah, dan harapan dari daerah serta dari masyarakat Kota Bima,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota menekankan bahwa PPPK Paruh Waktu memiliki peran penting dalam mendukung roda pelayanan publik. Menurutnya, meskipun berstatus paruh waktu, semangat pengabdian dan profesionalisme kerja harus tetap utuh.

Secara tidak langsung, Wali Kota Bima juga mengakui adanya kegelisahan yang dirasakan para PPPK Paruh Waktu di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada pola pembiayaan, termasuk penghasilan pegawai.

Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukanlah bentuk pengabaian terhadap pengabdian aparatur, melainkan langkah strategis untuk menjaga kesehatan keuangan daerah agar pelayanan publik tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Efisiensi ini bukan karena pemerintah tidak menghargai pengabdian Bapak dan Ibu, tetapi agar keuangan daerah tetap sehat dan pelayanan publik terus berjalan,” tegasnya.

H. A Rahman menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bima tidak lepas tangan. Pemerintah terus melakukan penataan, penghitungan, serta komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar hak-hak PPPK Paruh Waktu tetap diperjuangkan melalui skema yang adil dan manusiawi sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk tetap bekerja secara profesional, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.


Selain itu, H. A Rahman menginstruksikan seluruh PPPK Paruh Waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan yang akan dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni kawasan Ama Hami, sepanjang Jalan Gatot Subroto, serta Kelurahan Dara di sekitar kawasan terminal.

Menurutnya, kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan kebersamaan untuk mewujudkan Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri.

Mengakhiri amanatnya, Aji Man sapaan akrabnya kembali mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK Tahun Anggaran 2026. Ia berpesan agar seluruh aparatur menjaga integritas, kekompakan, dan terus mengabdi dengan penuh keikhlasan demi kemajuan Kota Bima. (Red)








Wakil Bupati Bima


WARTA BIMA,- Wilayah Tambora menjadi lokasi ke-18 sekaligus kecamatan pamungkas dalam pelaksanaan kegiatan Selasa Menyapa putaran pertama yang diluncurkan di Kecamatan Lambu beberapa bulan lalu. 

Rangkaian Selasa Menyapa diawali  sholat Magrib berjamaah di Masjid At-Taqwa Desa Labuan Kananga, kemudian dilanjutkan dengan dialog Ngopi Bareng dan Bazaar UMKM Selasa (23/12) di Gedung Serbaguna (GSG) Desa Kawinda Na’e dalam suasana santai dan penuh keakraban.

"Kehadiran Selasa Menyapa di Tambora menjadi simbol hadirnya pelayanan publik hingga di pelosok desa terpencil.

Program Selasa Menyapa Putaran  telah menjangkau 30 desa sepanjang tahun 2025. Ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik dan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga wilayah pelosok.

Demikian ungkap Wakil Bupati Bima dr H. Irfan Zubaidy dalam sambutannya usai disambut Tarian Wura Bongi Monca dan pengalungan selendang tenun khas Bima, pada acara Ngopi Bareng dan Bazaar UMKM di Gedung Serbaguna desa Kawinda Nae Kecamatan Tambora. 

Dalam dialog tersebut, Wakil Bupati  menyampaikan berbagai capaian dan rencana pembangunan yang akan realisasikan di Kecamatan Tambora.

Pada bidang lingkungan dan ekonomi, dirinya mendorong pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan Tambora. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penghijauan Gunung Tambora serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.


Di kecamatan terakhir ini, Wabup hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti beserta Jajaran Pengurus, anggota DPRD Kabupaten Bima Lila Ramadhani Sukendy, S.M, para Asisten lingkup Sekretariat Daerah, pimpinan OPD, Kepala BNN Kabupaten Bima Budi Suryono, S.Sos, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, Camat Tambora Fadilah, S.S, unsur Muspika dan para pejabat eselon III OPD dan Ketua TP.PKK Kecamatan Tambora.

Kegiatan Ngopi Bareng turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari pelajar dan masyarakat Kecamatan Tambora. Pada kesempatan tersebut, Wabup menyerahkan bantuan pangan secara simbolis berupa beras dan minyak goreng dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima kepada masyarakat penerima manfaat (Red)







Camat Wawo didampingi Kapolsek saat melepas pegawai yang purna tugas


WARTA BIMA,- Pada penghujung tahun 2024 lalu, tiga pejabat struktural eselon IV di Lingkup Pemerintah Kecamatan Wawo sudah purna tugas (pensiun)

Setahun kemudian, tepatnya akhir Desember 2025 ini, 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan strategis di kantor pemerintah setempat kembali memasuki purna tugas. Jabatan yang ditinggalkan oleh tiga ASN tersebut yakni, Kasi Pemerintahan, Kasi Fispra dan Kasubag Pelaporan.

Dengan terjadinya pensiun massal mulai akhir tahun 2024 hingga 2025 tersebut, Kantor Pemerintah Kecamatan Wawo kini tinggal menyisakan seorang Camat dan dua Kepala Seksi yakni, Kasi Kesos dan Kasi Trantib. Sementara jabatan lainya dipastikan kosong (lowong) mulai awal Januari tahun 2026 mendatang.

Jabatan yang ditinggalkan oleh sejumlah ASN yang purna tugas tersebut antara lain, Sekcam, Kasi Pemerintahan, Kasi Fispra, Kasi Ekonomi dan Kasubag Pelaporan. Bahkan posisi Sekcam Wawo dan Kasi Ekonomi hingga kini masih lowong pasca ditinggalkan oleh Maman A. Kadir dan Jaidun pada penghujung tahun 2024 lalu. Ironisnya, kekosongan jabatan Sekcam dan Kasi Ekonomi ini sudah berlangsung selama setahun, tepatnya mulai Desember 2024 hingga Desember 2025 sekarang.

Masyarakat berharap, semoga Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wabup dr. H. Irfan Zubaidy segera mengisi kekosongan jabatan yang terjadi di lingkup Pemerintah Kecamatan Wawo ini.

Deretan pejabat yang pensiun akhir 2024 dan 2025

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos saat melepas sejumlah jajarannya yang memasuki usia pensiun, Rabu kemarin (24/12) mengatakan, pihaknya atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Wawo menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan juga apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras yang telah diberikan oleh bapak dan ibu selama puluhan tahun mengabdi sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (PNS). 

Selain itu, dalam sambutanya yang diwarnai suasana haru tersebut, Camat Wawo mengingatkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi hanyalah perpindahan momentum dari pengabdian secara formal di birokrasi, menjadi pengabdian langsung ditengah-tengah masyarakat.

"Saya menitipkan pesan dan harapan besar kepada bapak dan ibu, jadilah teladan dan tokoh masyarakat yang memberikan solusi sekaligus inspirasi di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Tali silaturahmi dan persaudaraan kita jangan sampai terputus meskipun jarak diantara kita sudah berpisah dari kantor ini," pungkasnya. (WB-01)





















Ny. Murni Suciyanti


WARTA BIMA,- Ketua Tim Penggerak (TP-PKK) Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti mengungkapkan bahwa kehadiran pelayanan publik yang menyentuh langsung sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Murni Suciyanti saat momentum Program Selasa Menyapa, di Gedung Serbaguna (GSG) Desa Kawinda Na’e Kecamatan Tambora Selasa malam (23/12).

Menurutnya, kegiatan Selasa Menyapa adalah bentuk kesadaran bersama bahwa pemerintah tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pemerintah tidak cukup bekerja di balik meja, akan tetapi harus turun langsung ke desa untuk melihat, mendengar, dan menyerap aspirasi masyarakat.

Hadir mendampingi Wakil Bupati Bima, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. "Melalui Program Selasa Menyapa, pemerintah daerah berupaya menghadirkan kepemimpinan yang dekat dan menyatu dengan rakyat," ujarnya dihadapan Camat Tambora Fadilah, S.S., Muspika, para kepala desa se-Kecamatan Tambora, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Menutup arahannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti mengajak seluruh kepala desa, pengurus PKK, kader Posyandu, serta kader perempuan untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Pembangunan akan berjalan lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama, dengan masyarakat yang kuat, mandiri, dan saling mendukung," pungkasnya. 

Kegiatan Selasa Menyapa ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Lila Ramadhani Sukendy, S.M, jajaran Asisten Setda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Bima, serta Kepala BNN Kabupaten Bima. (Red)









WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima Suwandi, ST., MT, Fungsional Perencana Bappeda Kabupaten Bima Bijak Brilianto, S,STP melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian PUPR RI untuk menyampaikan usulan pembangunan kegiatan strategis daerah dan mendesak, Selasa (23/12).

Dalam audiensi yang berlangsung di Aula kantor Kementerian PUPR RI tersebut, Bupati dan rombongan diterima oleh Staf Ahli Mentri Edy Juarsa, Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur daerah (PFID) Krisno Yuwono, Kepala Pusat Analisis Kebijakan Ahmad Taufiq.

"Tatap muka ini merupakan momentum strategis bagi penyelarasan langkah pembangunan daerah dengan visi nasional.  Dalam upaya percepatan pembangunan daerah, fokus utama usulan mencakup perbaikan konektivitas pasca-bencana banjir pada Jembatan Nangaraba dan Daru-Jala Nggembe,"terang Bupati Bima.

Selain perbaikan konektivitas, rekonstruksi beberapa ruas jalan prioritas, optimalisasi ketahanan pangan melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pemenuhan air bersih lewat peningkatan SPAM IKK Monta (IPA Pelaparado), Belo Selatan, dan Sangar, hingga pengelolaan persampahan  melalui pembangunan TPST Waduwani, Sape dan Bolo juga menjadi fokus.

Untuk meningkatkan cakupan layanan sektor kesehatan, Bupati Bima juga mengusulkan peningkatan fasilitas publik seperti peningkatan RSUD Sondosia, Pembangunan Gedung Kantor Perangkat Daerah dan penataan landscape Masjid Agung Bima. 

Pihak Kementerian PUPR menyambut positif usulan yang dinilai selaras dengan prioritas nasional terkait ketahanan pangan dan konektivitas tersebut. Selain itu, Kementerian PUPR juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bima untuk segera melengkapi Readiness Criteria ke dalam sistem informasi kementerian agar usulan tersebut dapat segera diintervensi melalui skema Instruksi Presiden (Inpres). (Red)







WARTA BIMA,- Dalam sepekan terakhir terutama menjelang akhir tahun 2025 ini, KPP Pratama Raba Bima dan KP2KP Dompu selalu dipadati Wajib Pajak untuk melakukan Aktivasi Coretax. 

Kepala Seksi Pelayanan  KPP Pratama Raba Bima, Antonios Mardiyono didampingi Kepala Seksi Pengawasan, Heru Setiawan kepada Media ini, Senin  (22/11) mengatakan, Aktivasi Coretax tersebut merupakan aktivasi akun dan registrasi Kode Otorisasi Direktorat Jenderal Pajak (KO DJP) pada berbagai kantor pelayanan pajak, termasuk Kantor Pelayanan Pajak Pratama Raba Bima.

"Untuk melayani aktivasi coretax, kami menyiapkan loket pelayanan terpadu (TPT). Bahkan. dalam beberapa hari terakhir ini loket selalu dipadati Wajib Pajak yang ingin memastikan kesiapan dalam mengakses layanan perpajakan berbasis digital," ujarnya.

Antonius mengaku, Implementasi sistem Coretax DJP terus menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya antusiasme Wajib Pajak. Peningkatan kunjungan tersebut sejalan dengan himbauan yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk email resmi kepada Wajib Pajak. Imbauan ini menekankan kewajiban aktivasi akun Coretax DJP serta registrasi KO DJP sebagai bagian dari transformasi administrasi perpajakan nasional.

Antonius menyebut, setiap Wajib Pajak yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), diwajibkan mengaktifkan akun Coretax DJP guna mendukung pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan, mulai dari pembayaran hingga pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara elektronik. Seluruh aktivitas tersebut dilakukan dengan dukungan Tanda Tangan Elektronik (TTE) berupa KO DJP sebagai sarana verifikasi dan autentikasi yang sah.

Ia menjelaskan, pelayanan aktivasi akun dan registrasi KO DJP di KPP Pratama Raba Bima, diberikan langsung oleh petugas TPT dengan mengedepankan prinsip cepat, transparan, dan informatif. Petugas juga memberikan pendampingan bagi Wajib Pajak yang mengalami kendala teknis, seperti perubahan data email dan nomor telepon, validasi foto, maupun kesulitan mengakses portal Coretax DJP.

"Kami berharap, pendampingan ini dapat meminimalkan hambatan Wajib Pajak, khususnya menjelang masa pelaporan SPT Tahunan," imbuhnya.


Antonius mengungkapkan, menjelang akhir tahun 2025 ini, Wajib Pajak KPP Pratama Raba Bima yang melakukan aktivasi akun Coretax menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data per 28 November 2025, tercatat sebanyak 3.313 Wajib Pajak atau sekitar 9,43 persen dari total pelapor SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan Badan Tahun Pajak 2024 telah melakukan aktivasi akun Coretax. Angka ini meningkat pesat hingga mencapai 10.143 Wajib Pajak atau sekitar 24,72 persen per 20 Desember 2025.

Lonjakan aktivasi tersebut berdampak pada meningkatnya antrean layanan. Sepanjang Desember 2025, jumlah antrean harian di KPP Pratama Raba Bima dan KP2KP Dompu tercatat mencapai 250 hingga 500 Wajib Pajak per hari. Secara kumulatif, selama bulan Desember terjadi penambahan ribuan Wajib Pajak yang berhasil mengaktifkan akun Coretax. Ini mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung digitalisasi layanan perpajakan.

Selain itu, untuk mendorong percepatan aktivasi dan kemudahan pelayanan, KPP Pratama Raba Bima telah melaksanakan berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi penyampaian imbauan aktivasi Coretax dan KO DJP, pemasangan spanduk dan X-banner, asistensi dan pendampingan langsung, penyelenggaraan Pojok Pajak di lokasi strategis seperti Taman Amahami, serta kegiatan jemput bola ke organisasi perangkat daerah (OPD) dan satuan kerja dengan jumlah pegawai besar.


KPP juga mengintensifkan kegiatan sosialisasi, baik secara hands on maupun non hands on, edukasi Coretax kepada instansi pemerintah dan Wajib Pajak, penyelenggaraan kelas pajak, serta membuka layanan aktivasi akun Coretax pada hari Sabtu dan Minggu. Penambahan loket khusus aktivasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah turut dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan tertib dan optimal.

Di sisi lain, DJP mengimbau Wajib Pajak untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan DJP. Apabila terdapat keraguan atas informasi yang diterima, Wajib Pajak disarankan melakukan konfirmasi melalui KPP terdekat, live chat di laman pajak.go.id, email pengaduan@pajak.go.id, atau Kring Pajak 1500200.

"Kami berharap, melalui sinergi layanan, edukasi dan pendampingan ini, implementasi Coretax dapat memberikan kemudahan akses, percepatan proses administrasi serta meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak secara sukarela dalam jangka panjang," pungkas Antonius bersama Heru Setiawan. (WB-01)





WARTA BIMA,- Peringatan Hari Ibu ke -97 Tingkat Kabupaten  Bima yang digelar Minggu (21/12) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Panda Kecamatan Palibelo diikuti seluruh organisasi yang bernaung di bawah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima.

Peringatan HUT yang mengusung tema, Cinta Ibu Tanpa Batas, Inspirasi Sepanjang Masa diisi juga Takshow bertajuk Pengasuhan anak berkebutuhan Khusus".

Wakil Bupati Bima, dr.H. Irfan Zubaidy dalam sambutannya dihadapan Forkopimda, Sekda Adel Linggi Ardi, SE, para kepala OPD, Ketua Umum GOW Kabupaten Bima Ny. Hj..Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, SE, para Kepala Bagian dan Camat serta Pimpinan dan pengurus organisasi yang bernaung dibawah GOW menyampaikan beberapa pesan.

“Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Oleh karena itu, perempuan Bima harus terus didorong agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai sektor pembangunan,” terangnya. 

Wabup H. Irfan juga mengapresiasi peran organisasi perempuan di Kabupaten Bima yang selama ini konsisten mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam bidang pemberdayaan keluarga, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. 

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan dan pengabdian perempuan Indonesia sepanjang masa. “Melalui peringatan Hari Ibu ini, kami berharap seluruh perempuan di Kabupaten Bima semakin percaya diri, berdaya, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah, tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga,” ujarnya.

Ny. Hj. Anita H. Irfan Zubaidy juga mengajak seluruh organisasi wanita untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak. (Red)






Ketua Panitia Turnamen, Jarlis M. Said, saat menunjukan hadiah uang yang diraih tim Benevento FC


WARTA BIMA,- Tim sepak bola asal Kelurahan Penaraga Kota Bima Benevento FC akhirnya keluar sebagai jawara turnamen Sepak Bola Semi Futsal Maria Utara Cup I Tahun 2025 yang berlangsung di lapangan umum Kecamatan Wawo Desa Maria Utara, Minggu sore (21/12).

Kepastian Benevento FC menjuarai kompetisi yang digelar selama hampir tiga bulan ini, setelah di partai final berhasil mengalahkan tim tangguh asal Kelurahan Tanjung Kota Bima CK Abustor melalui drama adu penalti dengan skor akhir 5-4.

Sebelumnya, dalam laga final yang dipimpin Wasit Mukhlis dari Desa Maria Kecamatan Wawo tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal sehingga pemenang pertandingan ditentukan melalui adu penalti. 5 algojo Benevento FC berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, sementara 1 eksekutor dari tim CK Abustor gagal menunaikan tugas setelah tendangannya melenceng di sebelah kanan gawang lawan.

Dengan keberhasilannya tersebut, tim kebanggaan warga Kelurahan Penaraga Benevento FC mendapat Tropy bergengsi dan hadiah uang pembinaan sebesar, Rp. 20 juta. Sementara untuk juara kedua (Runer-up) CK Abustor mendapat hadiah senilai Rp. 13 juta serta juara III bersama diraih oleh tim Mocca FC dan Putri Agatha masing-masing mengantongi hadiah sebesar, Rp. 7 juta.

Camat Wawo menyerahkan hadiah pada tim Runer-up, CK Abustor

Selain itu, Panitia Turnamen Sepak Bola Maruta Cup I yang diketuai oleh Jarlis M. Said ini juga memberikan bonus untuk masing-masing Pemain Terbaik dari Benevento FC, Top Score dari Mocca FC Lambu dan Kiper terbaik dari CK Abustor.

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos saat menutup kegiatan sepak bola Maruta Cup I tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang dinilai sudah sukses menggelar iven sepak bola semi futsal ini mulai dari awal hingga akhir kompetisi.

"Suksesnya kegiatan ini juga berkat adanya dukungan dari pihak keamanan, termasuk para personil Pol.PP yang ada di Kecamatan Wawo," ujarnya.

Camat Wawo saat mengalungkan medali pada pemain CK Abustor

Selain itu, Camat Syarif juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Wawo. Terutama para penonton dan suporter yang selalu setia mendukung dan menyukseskan turnamen yang di ikuti oleh ratusan club sepak bola dari berbagai wilayah Kabupaten dan Kota Bima ini.

"Kita berharap, turnamen sepak bola yang cukup bergengsi seperti ini bisa dilaksanakan lagi di Kecamatan Wawo pada tahun 2026 mendatang," pungkasnya. (WB-01)



 

Pelantikan Pengurus PWI NTB


MATARAM,- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masa bakti 2025-2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, di Hotel Lombok Raya, Mataram, Jumat (19/12)

Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia tersebut dalam menghadapi tantangan disrupsi digital.

Hadir mendampingi Ketua Umum, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP bersama jajaran Forkopimda serta tokoh Pers di NTB.

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir dalam sambutannya, menyampaikan rasa terkesannya terhadap kemajuan NTB, khususnya kawasan Mandalika. Ia mengenang suksesnya Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di NTB yang menjadi katalisator pembangunan infrastruktur seperti Jalan Bypass.

"Sejarah tidak pernah berbohong bahwa PWI lahir pada 9 Februari 1946 sebagai alat perjuangan bangsa. Sejak era Bung Karno hingga Presiden Prabowo, PWI adalah bagian dari struktur strategis pembangunan bangsa," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan setelah PWI sempat mengalami dinamika internal. "Setelah dua tahun kita sempat mengalami dinamika, Kongres Persatuan pada Agustus 2025 telah menyatukan kita kembali. Sekarang saatnya bergerak maju menjaga jati diri pers nasional di tengah gempuran algoritma platform global," tegasnya.

Ahmad Munir juga mengingatkan para jurnalis di NTB untuk tetap setia pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai pembeda utama antara produk pers dengan konten media sosial. "Media sosial bekerja tanpa kaidah, sementara kita memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan informasi yang akurat, mencerahkan, dan mendidik. Jaga integritas agar PWI tetap menjadi rumah besar wartawan yang bertanggung jawab," tandasnya.

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliludin yang terpilih dalam Konferprov 2 Agustus 2025 lalu, menyatakan kesiapannya mengemban amanah. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas fasilitas kantor sekretariat yang menjadi identitas perjuangan wartawan.

"Pengukuhan hari ini adalah awal untuk membangun pers di NTB yang lebih berkualitas. Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi wartawan dan bersinergi dengan Pemda, BUMD, serta sektor swasta dalam hubungan yang saling menguntungkan namun tetap menjunjung tinggi independensi," ujarnya.

Ikliludin juga mengungkapkan ambisinya untuk membawa HPN kembali ke NTB. "Gubernur menantang kami untuk kembali menjadi tuan rumah HPN pada 2027 mendatang. Kita pernah sukses di 2016, dan kami siap mengulang kesuksesan itu," ulasnya disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri menyambut hangat pelantikan pengurus baru dan mendukung penuh rencana pencalonan NTB sebagai tuan rumah HPN 2027. Ia menilai peran pers sangat krusial dalam mencerminkan kinerja pemerintah.

"Kritikan wartawan adalah cermin bagi Pemerintah. Kami tidak ingin 'dininabobokan' oleh pujian. Catatan dan masukan dari rekan-rekan PWI sangat penting agar kami bisa menuntaskan berbagai permasalahan di masyarakat," imbuhnya.

Terkait dukungan fasilitas, Wagub NTB yang juga mantan Bupati Bima dua periode ini memberikan sinyal positif mengenai status Sekretariat PWI NTB. "Jika gedung tersebut dirawat dengan baik dan menunjukkan aktivitas yang positif untuk kemajuan daerah, pemerintah tentu terbuka untuk memberikan hibah di masa mendatang," pungkas Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda ini.

Acara pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PWI NTB tahun 2025 untuk menyusun program kerja lima tahun kedepan. (WB-01)





Wabup Bima didampingi Asisten I dan Kadis PUPR, saat berdialog dengan warga Kalodu


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan Zubaidy, berjanji akan melakukan perbaikan ruas jalan dari Karumbu menuju Desa Kalodu Kecamatan Langgudu mulai awal tahun 2026 mendatang.

"Desa Kalodu ini merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Bima, sehingga berhak untuk mendapatkan fasilitas dasar yang layak seperti masyarakat lainnya, terutama akses jalan," ujar Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, saat melakukan tatap muka dengan Pemerintah Desa Kalodu, alim ulama, tokoh masyarakat dan pemuda melalui program Selasa Menyapa di halaman kantor desa setempat, Kamis (18/12).

Wabup H. Irfan mengungkapkan, tahapan rencana perbaikan ruas jalan Kalodu sudah diawali dengan survei dan perhitungan teknis oleh tim yang ditugaskan Pemerintah Daerah. Sehingga pekerjaan perbaikan akses jalan menuju Desa Kalodu ini dipastikan akan dimulai pada Januari 2026 mendatang, dengan kebutuhan anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Bima mencapai, Rp. 3 Milyar. 

"Tapi mengingat efisiensi anggaran saat ini, tahap pertamanya Pemerintah daerah hanya bisa mengalokasikan Rp. 1 Miliar dulu untuk perbaikan jalan Kalodu ini. Tahap berikutnya akan dilakukan penambahan anggaran untuk memastikan seluruh ruas jalan tersebut ditangani," terangnya.

Sebelum arahan Wakil Bupati, dalam dialog tersebut, Kepala Desa Kalodu menyampaikan sejumlah aspirasi dan harapan warga desa yang dipimpinnya. Antara lain mencakup kondisi infrastruktur jalan desa yang rusak dan keterbatasan jaringan telekomunikasi. khususnya untuk kebutuhan pendidikan dan pelayanan publik.

Kades berharap, akses jalan menuju Desa Kalodu dapat segera diperbaiki oleh Pemerintahan Daerah mengingat pentingnya infrastruktur sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas dan perekonomian warga. Dialog Wabup dengan masyarakat desa Kalodu ditutup dengan penyerahan secara simbolis 50 unit septic tank ramah lingkungan berkapasitas 1.000 liter dan penyerahan Kostum Selasa Menyapa kepada Sri Mulyati, Guru SDN Kalodu atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan sebagai tenaga pendidik. 



Pada acara dialog dengan masyarakat Kalodu tersebut, Wabup Bima dr. H. Irfan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fathullah, S.Pd, Kadis PUPR Suwandi, ST., MT, Ka. Bappenda  Ruslan, S.Sos, Plt . Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan H. Zainal Arifin,ST, MT,. Plt. Camat Langgudu Herman, S.Sos, Muspika, Kepala Desa Kalodu Ishak Romadi, SP dan Kades Karumbu beserta sejumlah pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. (Red)





 


WARTA BIMA,- Acara Ngopi Bareng pada setiap kegiatan Selasa Menyapa, selain ditujukan untuk menggali aspirasi masyarakat dan menyampaikan beragam informasi berkaitan dengan beragam program dan kegiatan pemerintah daerah, juga menjadi ruang bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengambil bagian sebagai wahana promosi beragam produk bernilai ekonomis yang ada di masing-masing kecamatan. Diantaranya, Ijul Falaq dengan abon ikan tuna dan nugget ikan tuna, serta Agil Gunawan dengan produk obat tradisional.

Pada sesi awal Ngopi Bareng, masyarakat disuguhi tampilan video dokumenter tentang keberhasilan dua orang putra terbaik Desa Karumbu yang berhasil mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan pendidikan pada universitas di luar negeri.

Dalam acara yang dipandu oleh Raani Wahyuni, ST., MT., M.Sc., dan Dr. Karyadin, Rabu (17/12) sejumlah pelaku UMKM dari sektor kuliner dan obat tradisional diberi kesempatan untuk secara langsung memperkenalkan produknya kepada Bupati dan Wakil Bupati. 

Setelah mendengarkan dengan seksama pemaparan wirausaha muda tersebut, Bupati Bima menyatakan memberikan dukungan untuk meningkatkan akses baik pemasaran maupun pengembangan usaha UMKM lokal.

Secara khusus, Bupati meminta kepada kepala OPD terkait untuk memberikan dukungan bagi pengembangan usaha agar dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Pada silaturahmi tersebut, Bupati Ady Mahyudi kembali mengungkapkan bahwa Ngopi Bareng merupakan wahana untuk menggali gagasan dan potensi yang dimiliki Masyarakat khususnya generasi muda  di Kecamatan Langgudu, guna mendukung pembangunan daerah.

Program “Selasa Menyapa” diharapkan dapat semakin mempererat hubungan Pemerintah Kabupaten Bima dengan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah. Terang Bupati dalam acara yang juga dihadiri  Anggota DPRD Dapil VI Nukrah (Demokrat), para kepala OPD, Kepala BNN Kabupaten Bima Budi Siryono, S.Sos, Plt Camat Langgudu Herman ,S.Sos, Muspika, Kepala Desa Karumbu, Kepala Desa Kalodu, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat. (Red)






WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy kembali melaksanakan program unggulan "Selasa Menyapa" di Desa Karumbu dan Kalodu Kecamatan Langgudu mulai Rabu hingga Kamis 17-18 Desember 2025.

Dari 18 Kecamatan di Kabupaten Bima, Langgudu merupakan kecamatan ke-17 yang dikunjungi oleh Bupati Bima bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dalam kegiatan Selasa Menyapa. Setelah itu, Bupati dan Wabup Bima dijadwalkan akan menyapa masyarakat di Kecamatan Tambora.

Saat tiba di Desa Karumbu pada Rabu malam, Bupati Bima dan rombongan disambut dengan tarian Wura Bongi Monca dan pengalungan selendang Tenun Bima kepada Bupati dan Wakil Bupati Bima Ba'da Isya berlanjut di Lapangan Kantor Desa Karumbu.

Bupati Bima Ady Mahyudi yang didampingi Wakil Bupati dr H. Irfan Zubaidy, anggota DPRD  Nukrah, S.Sos, para pejabat teras pemerintah daerah, Kepala BNN Kabupaten Bima, Plt. Camat Langgudu Herman,S.Sos, Muspika kepala BNN Kabupaten Bima  dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan Selasa Menyapa merupakan bentuk pendekatan pelayanan kepada masyarakat. 

“Selasa Menyapa merupakan kegiatan pendekatan pelayanan. Malam ini kita Ngopi Bareng untuk mendengar aspirasi masyarakat dan anak-anak muda sebagai wujud mendukung pembangunan Kecamatan Langgudu," pungkas Bupati Ady Mahyudi.

Senada dengan Bupati, Wabup dr. H. Irfan  dalam kesempatan Ngopi Bareng tersebut menjelaskan bahwa Selasa Menyapa merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Bima terhadap seluruh masyarakatnya. “191 desa yang ada akan kami kunjungi, termasuk menginap di desa-desa tersebut," imbuhnya.

H. Irfan menyebut, program Selasa Menyapa tidak hanya silaturahmi, tetapi juga membawa berbagai pelayanan seperti pengobatan gratis, donor darah, sunatan massal, penanaman pohon, gotong royong, pelayanan administrasi KTP dan akta kelahiran gratis, serta suntik hewan gratis dan masih banyak lagi jenis pelayanan dasar lainnya.

Sejumlah atraksi  kesenian, tarian Wura Bongi Monca siswi SMP Negeri 1 Langgudu, Tarian Asmaul Husna murid SDN Langgudu, kasidah TP. PKK Desa Karumbu dengan lagu “Selasa Menyapa”, dan Tarian Japin Melayu dari SDN Inpres Karumbu turut memeriahkan sesi Ngopi Bareng tersebut. (Red)





Wakil Bupati Bima


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Barat di Lapangan upacara Kantor Bupati Bima Godo Kecamatan Woha, Rabu (17/12).

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang bertindak sebagai pembina apel membacakan amanat tertulis Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan beberapa poin dihadapan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD, Camat, dan unsur ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. 

Peringatan tahun ini mengusung tema “Gerak Cepat NTB Hebat” dan  sejalan dengan triple agenda NTB Makmur Mendunia, yaitu angka kemiskinan yang diturunkan, ketahanan pangan yang dikuatkan dan pariwisata yang diduniakan."

Wabup H. Irfan juga memaparkan, dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik, setiap kebijakan bergerak cepat menyentuh masyarakat, dan setiap langkah pembangunan memberikan hasil yang nyata. "Di HUT ke-67 Provinsi NTB ini, setiap capaian dan penghargaan yang di raih menjadi bukti kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat," ujarnya.


‎Menutup amanatnya, Wakil Bupati Bima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan rekonsiliasi kekuatan bersama. "Perbedaan adalah keniscayaan, tapi tujuan mulia membuat rakyat tersenyum harus menjadi mantra pembangunan kita bersama," pungkasnya.‎

Pada apel yang berlangsung khidmat  tersebut, bertindak sebagai Perwira Upacara Kasat POLPP Syamsul Bahrain,  S.IP., M.Si dan Pemimpin Upacara I Putu Rasdwiqa, S.Sos (Red)




Kadis Kominfotik Kota Bima


WARTA BIMA,- Dalam rangka mengimplementasikan Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang RTRW Kota Bima, sekaligus untuk mendukung pengembangan pariwisata Teluk Bima menjadi Kawasan Strategis Provinsi (KSP), Pemerintah Kota Bima perluas akses jaringan untuk perkembangan pembangunan kewilayahan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, Muhammad Hasyim menanggapi sorotan sejumlah masyarakat melalui Media sosial, terkait pengaspalan hotmix jalan di kawasan teluk Bima, Rabu (17/12).

Jubir Pemkot Bima ini menegaskan perluasan akses jalan di Temba Kolo merupakan pemerataan pembangunan dan penataan kawasan ekonomi tumbuh baru, dan telah melalui perencanaan program sejak tahun 2024.

Hasyim menjelaskan beberapa pertimbangan teknis yang melandasi perencanaan program pekerjaan Hotmix Jalan Temba Kolo, antara lain, memperluas akses jaringan jalan untuk perkembangan pembangunan kewilayahan, peningkatan aksesibilitas terhadap pengamanan kebakaran lahan dan hutan, mendukung aksesibilitas petani pada kawasan tersebut, serta mendukung arah perkembangan pariwisata untuk kawasan tersebut merupakan satu kesatuan Kawasan teluk Bima yang merupakan Kawasan strategis Propinsi (KSP).

Dalam konteks waktu pelaksanaan lanjut Hasyim, pekerjaan pengaspalan jalan Temba Kolo bukan pekerjaan yang direncanakan secara mendadak. Akan tetapi, pengerjaan jalan tersebut sudah di hotmix sejak tahun 2017. Sebagai pengerjaan lanjutan, tahapan perencanaan telah dimulai sejak Tahun Anggaran 2024, dimana perencanaan teknis berkala ruas jalan tersebut tertuang dalam APBD Perubahan Tahun 2024.

"Proses pengadaan jasa konsultansi perencanaan dapat dilihat secara transparan melalui website LPSE dengan kontrak perencanaan yang ditandatangani pada 26 November 2024 dan masa pelaksanaan selama 25 hari kalender," ujarnya.

Hasyim yang juga mantan Kabag Humas Pemkot Bima menyebut bahwa pelaksanaan fisik konstruksi dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2025, dengan penandatanganan kontrak pada 1 September 2025 dan masa pelaksanaan hingga 31 Desember 2025.

Menurutnya, pagu anggaran sebesar Rp. 3,5 miliar yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bukan dialokasikan untuk satu ruas jalan tertentu, melainkan untuk 2 paket pekerjaan jalan berkala dan jalan lingkungan yang tersebar dengan total 15 ruas jalan/item pekerjaan.

"Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut telah dibahas dan disepakati dalam proses penetapan APBD bersama DPRD, serta berpedoman pada Peraturan Daerah nomor 04 Tahun 2024 tentang RTRW, bukan kebijakan sepihak," tuturnya.

Hasyim mengaku, Penerangan Jalan Umum (PJU) di Temba Kolo sebagai pemerataan pembangunan. Selain itu merupakan salah satu elemen kunci dalam infrastruktur perkotaan yang memberikan penerangan di malam hari, meningkatkan keamanan, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi penduduk. Intinya, Pemkot Bima tetap berkomitmen menata kawasan perkotaan. Penataan kawasan kota bukan hanya dalam kawasan kota yang padat penduduk, namun dikawasan pinggiran kota pun menjadi perhatian pemerintah.

"Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat, agar mendukung segala program pembangunan dan merawat semua fasilitas yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota Bima," pungkasnya. (Red)








‎WARTA BIMA,- Maskapai TransNusa kembali melayani rute penerbangan Denpasar-Bima (DPS - BMU). Penyemprotan air (water salute) ke badan pesawat jet C 909-700 TransNusa yang baru saja mendarat di bandar udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima menandai beroperasinya pesawat komersial tersebut.

Saat tiba di Apron Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Senin (15/12), rombongan TransNusa disambut tarian Wura Bongi Monca.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy‎ yang menghadiri penerbangan perdana pesawat tersebut dalam sambutannya dihadapan CEO TransNusa, Bayu Sutanto dan rombongan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak maskapai TransNusa atas dibukanya rute Bima - Denpasar

"Penerbangan perdana ini merupakan momentum penting dan sangat strategis dalam mendukung konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Menurutnya, Rute Bima - Denpasar akan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan, pelaku usaha serta masyarakat, sekaligus mempercepat mobilitas orang dan barang. Pemerintah Daerah optimistis, aksesibilitas semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. 

Wabub H. Irfan berharap, kehadiran rute baru tersebut dapat mendorong pengembangan sektor unggulan, memperluas jaringan investasi dan meningkatkan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat. 

Sementara itu, CEO TransNusa Bayu Sutanto menyampaikan, pada periode 15-21 Desember 2025, rute DPS-BMU akan beroperasi empat kali per minggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu dengan layanan penerbangan langsung tanpa transit.

‎TransNusa juga menawarkan, harga promo tiket satu arah mulai 998 ribu rupiah baik untuk rute DPS–BMU maupun BMU-DPS.  Periode 15–21 Desember 2025 akan dilayani empat kali seminggu berangkat pukul 09.35 Wita dan Tiba 10.35 Wita. Sementara, untuk BMU-DPS berangkat 11.00 Wita dan tiba 12.10 Wita. Untuk 22 Desember 2025.

"Jadwal ini berlaku setiap hari dengan waktu dan nomor penerbangan yang sama," pungkas Bayu Sutanto.


Acara penyambutan Maskapai TransNusa di Bandara SMS Bima tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE , Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, unsur Forkopimda Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Kepala Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, pihak Angkasa Pura, manajemen maskapai TransNusa, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada lingkup Pemkab dan Pemkot Bima. (Red)





 


WARTA BIMA,- Kepala  Badan Pelayanan Umum Daerah (BLUD) Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM)  Kecamatan Madapangga  H. Syafrudfin, ST. Kes ditemui, Selasa (5/8) mengatakan, rapat Lokakarya  mini dihadiri oleh perawat bidan  dan semua penanggung jawab Program dilibatkan,  mulai Klaster 1,2,3,4 dan lintas klaster, juga dihadiri oleh utusan Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kasi Yankes Rakhmad, SKM bersama 5 stafnya,  ujarnya. 

Sedangkan tujuan pembahasan capaian program terutama pada tingkat pelayanan kesehatan dan melakukan  evaluasi kegiatan bulanan  dan menyusun  rencana kegiatan bulan berikutnya (bulan depan, red) 

Selain melakukan evaluasi juga  membahas kendala- kendala yang telah dihadapi sebelumnya.  "  Banyak program seperti imunisasi, penyakit menular dan sebagainya. 

 Kegiatan utamanya adalah  promosi, prefentif , kuratif dan rehabitatif.

Kegiatan  Prefentif adalah  upaya pencegahan  penyakit seperti penyakit menular. Sedangkan Kuratif  adalah memberikan dan melayani  pengobatan intensif terhadap pasien dengan melakukan rawat inap, rawat jalan dan sebagainya.

Sedangkan  Rehabitatif  adalah masa  pemulihan pasien , terangnya. 

Dijelaskannya ,fungsi PKM  ada 4 , selain menjadi pusat pembangunan  kesehatan masyarakat, membina peran serta masyarakat dan meningkatkan kemampuan untuk hidup juga  memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat.. ";Kolaborasi utama seperti tersedianya  dokter , perawat, bidan dan nutrisionis dan laboratorium, ahli kesehatan lingkungan , apoteker, promosi kesehatan, ahli surveilance. Sedangkan penunjang seperti tersedianya sopir , satpam cleaning servis", imbuhnya.Namun kegiatan dalam hal memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat , khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Madapangga, kiranya pemerintah daerah segra mengalokasikan anggaran untuk  pembangunan  gedung karena  dari 21 PKM yang menyebar di seluruh wilayah kabupaten, terdapat tiga PKM yang sama sekali belum mendapatkan dana untuk  keperluan rehab  gedung . Dari tiga PKM  yang belum dilakukan rehab gedung seperti PKM  Langgudu Timur dan PKM Ngali juga termasuk PKM Kecamatan Madapangga.

Dalam hal ini  Bupati Ady Mahyudi, SE  dan Wakil Bupati Bima, dr H.Irfan Zubaidy atas nama pemerintah daerah hendaknya segra mengalokasikan anggaran  untuk pembangunan gedung baik melalui Dana Alokasi Umum  ( DAU ) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Selama ini karena keterbatasan gedung, 

Program gizi, misalnya,  memanfaatkan rumah dinas untuk pelayanan kesehatan sedangkan aula sengaja  memanfaatkan gedung obat. Kendati demikian  adanya,  untuk  operasional dirasa  cukup dan  terpenuhi, akunya. (red).




PKM Madapangga Dapat Paket Bantuan Makanan Tambahan Bagi Ibu Hamil Dan Balita


WARTA BIMA,- Kepedulian pemerintah terhadap ibu hamil dan balita seakan tidak pernah putus. Selain memberikan imunisasi dan pelayanan kesehatan terhadap mereka , pemerintah juga memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita . Seperti halnya yang dilakukan anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid pada Sabtu ( 2/8) memberikan sejumlah bantuan paket makanan kepada ibu hamil dan balita. Demikian dikatakan kepala PKM Madapangga , H Syafruddin, ST.Kep pada media ini. 

Menurutnya, bantuan yang diperuntukkan bagi ibu hamil sesuai data berjumlah 77 orang dan untuk balita gizi kurang terdapat 116 orang. " Alhamdulillah kami mendapat bantuan paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita namun pembagiannya InsyaAllah akan diserahkan pada Senin besok " 

Ditegaskannya, PKM Madapangga hendaknya dapat terus dilirik oleh pemerintah daerah dan pusat terutama berkaitan dengan pelayanan kesehatan , alat kesehatan yang memadai , imunisasi dan bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita. 

Sementara itu, anggota DPD RI, Mirah Midadan Fahmid dalam sambutan singkatnya mengatakan , bantuan paket makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang diserahkan semoga dapat bermanfaat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya . Dan kepada petugas kesehatan yang ada di PKM Madapangga hendaknya pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Madapangga hendaknya terus ditingkatkan terutama pelayanan kesehatan bagi ibu hamil melahirkan , balita dan keluarganya. Harapnya tulus sembari berpamitan. (Red)




Bupati Dan Wakil Bupati Bima Hadiri Ulang Tahun RSUD Sondosia


WARTA BIMA,- Suasana penuh rasa syukur menyelimuti perayaan ulang tahun RSUD Sondosia. Acara ini dihadiri Bupati Ady Mahyudi, bersama Wakil Bupati dr. Irfan. Keduanya hadir mendampingi keluarga besar RSUD Sondosia dalam momentum istimewa yang menandai perjalanan rumah sakit ke-14 tahun.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH. Dalam pengantarnya, mengungkapkan bahwa dalam dua hingga tiga tahun terakhir, RSUD Sondosia terus bertumbuh melalui penataan sistem tata kelola serta upaya peningkatan volume pelayanan. Strategi yang ditempuh di antaranya adalah sosialisasi layanan, pemasaran rumah sakit yang lebih masif, serta penambahan dokter spesialis.

"Kami menyadari bahwa klaim pelayanan rumah sakit sangat bergantung pada keberadaan dokter spesialis. Tanpa mereka, tidak ada yang bisa diklaim. Karena itu, kami terus berupaya menambah dan memperluas layanan dokter spesialis. Bahkan hari ini, kami memperkenalkan dokter spesialis jantung yang sudah mendapat izin praktik di RSUD Sondosia," jelas Dr. Firman.

Bupati Bima dalam sambutannya memberikan apresiasi sekaligus dorongan kuat bagi pengembangan RSUD Sondosia. “RSUD Sondosia ini satu-satunya rumah sakit yqng berada di wilayah Kabupaten Bima. Bupati mengajak semua pihak untuk terus bersinergi, memperkuat kolaborasi, dan menjaga komitmen demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih dekat, dan merata bagi seluruh masyarakat Bima,” tegasnya.

Momen syukuran tersebut juga ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Pembangunan ini merupakan bagian dari program unggulan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Saraf, Urologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak), yang akan memperkuat layanan kesehatan di RSUD Sondosia. Gedung PICU-NICU tersebut akan berdiri di tengah kawasan rumah sakit, tepatnya di Gedung B sesuai master plan.

Bupati Bima menyambut pembangunan ini dengan penuh antusias. Ia berharap hadirnya gedung baru tersebut akan semakin mendekatkan layanan kesehatan berkualitas, khususnya bagi anak dan bayi, serta menambah variasi pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat. (Red)




 


WARTA BIMA,- Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bima terus digalakkan. Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima resmi melaksanakan Gerakan Bergizi di Sekolah sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran gizi sejak dini. Kegiatan perdana digelar di SMA Negeri 1 Belo, Selasa, (19/8/25).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurrahman, SE., M.Si, menegaskan bahwa gerakan ini menjadi tonggak awal Dikes dalam menekan angka stunting melalui pendekatan berbasis sekolah. 

“Ini langkah awal kami menggalakkan Gerakan Bergizi di sekolah-sekolah. Upaya ini akan berkelanjutan agar percepatan penurunan stunting Benar-benar terasa manfaatnya,” ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Dikes tidak hanya membagikan makanan sehat kepada para siswa, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Mulai dari cara mencuci tangan yang benar dengan sabun hingga praktik menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dari sosialisasi. 

Fahrurrahman berharap, Anak-anak tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga mampu menanamkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. 

“Harapan kami, langkah sederhana ini bisa ditiru dan dipraktikkan Anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya. 

Boymin dan Abidin Gerakan Bergizi ini menjadi gerakan masif, menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Bima. Sebab, investasi terbaik untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan edukasi kesehatan dan asupan gizi yang tepat sejak usia sekolah. Dengan langkah ini, Dinas Kesehatan Bima ingin memastikan bahwa generasi muda Bima tumbuh lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting, demi mewujudkan sumber daya manusia unggul di masa depan. (Red)



 


WARTA BIMA,-Laritinews. com – Pemerintah Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, menggelar kegiatan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada Ibu hamil sebagai bentuk upaya peningkatan gizi masyarakat . Kamis, (25/08/ 2025) tepatnya di Aula Desa.

Acara ini dihadiri oleh jajaran perangkat Desa, bidan desa, serta BPD yang turut memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Piong yang di wakili Sekdes Desa Piong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung program percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan, tetapi juga berdampak pada masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus, termasuk melalui pemberian makanan tambahan yang bergizi,” Pungkas Kepala Desa Piong.

PMT yang disalurkan berupa makanan bergizi seperti telur, ikan patin, susu, buah- buahan, biskuit dan makanan sehat lainnya yang telah direkomendasikan oleh tenaga kesehatan Desa, Bidan Desa juga memberikan edukasi terkait pentingnya asupan gizi seimbang bagi ibu hamil serta mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin di posyandu terdekat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tingkat stunting di Desa Piong dapat terus menurun dan kesehatan masyarakat semakin meningkat. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa secara berkelanjutan. (Red)




MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.