WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Mitra dalam Pengelolaan Pustu (Puskesmas Pembantu) dan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) sebagai bagian dari transformasi layanan primer tahun anggaran 2025. Acara ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa dan kelurahan.
Pertemuan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dinas kesehatan, mitra swasta, dan tokoh masyarakat. Dua pembicara utama, seorang perempuan berjilbab dan pria, terlihat aktif memimpin diskusi di depan peserta yang duduk rapi. Meja panel dilengkapi laptop, mikrofon, dan air minum, sementara latar belakang spanduk menonjolkan tema kegiatan dengan logo resmi pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Bima menekankan bahwa transformasi ini fokus pada peningkatan akses layanan primer, terutama di wilayah pedesaan. "Melalui koordinasi ini, kita harap Pustu dan Posyandu bisa lebih efektif mendukung program kesehatan nasional, seperti pencegahan stunting dan imunisasi," ujarnya. Acara diakhiri dengan rencana tindak lanjut anggaran 2025 untuk memperluas jangkauan layanan. Kembangkan berita ini yang hadir dalam aca tersebut. (red)

