![]() |
| Bupati Bima saat melantik para pejabat Eselon II |
WARTA BIMA,-Sebanyak 10 pejabat Eselon II yang terdiri dari Kepala Dinas dan Kepala Badan hasil Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Tahun 2026, Sabtu malam (18/4) dilantik oleh Bupati Bima Ady Mahyudi di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bima Nomor: 821.2/285/07.2 Tahun 2026, sebabyak 10 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya tersebut antara lain, Zainal Arifin, ST., MT sebelumnya Kabid Budidaya dan Pengembangan Ternak Disnak Keswan diangkat menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Keswan, Darmin, SE., MM (Sekretaris DPMPTSP) sebagai Kepala DPMPTSP, Muhammad Akbar, SP., M.Si (Camat Sape) dipercaya sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Irfan, SH (Kabag Tata Pemerintahan) sebagai Kepala Satuan POLPP, Muh. Syaeful Bahri, ST,. M.Si (Kabid Cipta Karya PUPR) sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sarifudin,ST., MT (Sekretaris Dinas PUPR) sebagai Kadis Lingkungan Hidup, Nurul Wahyuti, SE., ME (Sekretaris Dikes) sebagai Kadis Kesehatan, Hariman,SE., M.Si (Irban Wilayah IV Inspektorat) dilantik sebagai Kepala Bappeda, M. Budi Harta, SE (Sekretaris BPKAD) sebagai Kepala Bappenda dan Abdul Muis,S.Sos (Camat Ambalawi) sebagai Kepala BPBD Kabupaten Bima.
Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutanya mengungkapkan bahwa seluruh pejabat yang dilantik ini merupakan hasil proses assessment yang objektif, profesional dan terukur. Mereka dipilih berdasarkan kapasitas, bukan kedekatan.
"Untuk itu, saya minta pada para pejabat yang dilantik ini, kinerjanya harus sebanding dengan kepercayaan yang diberikan,” ujarnya.
Pada momen tersebut, Bupati Bima secara khusus menekankan pentingnya seluruh pejabat memahami dan mengimplementasikan visi pembangunan daerah “Bima Bermartabat” ke dalam program strategis di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Saya ingatkan juga, tidak ada lagi program yang tidak berdampak atau sekadar menghabiskan anggaran tanpa hasil nyata," imbuhnya.
Lebih lanjut Bupati Ady Mahyudi menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penegasan arah pembangunan daerah sekaligus penentuan figur-figur yang siap bekerja secara nyata untuk kemajuan Kabupaten Bima.
Sebagai bentuk penegasan kinerja, Bupati menetapkan target konkret bagi setiap OPD untuk menetapkan minimal 2 hingga 3 program unggulan dalam waktu 30 hari ke depan. Program tersebut harus relevan, terukur, berdampak luas, dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, dalam kurun waktu 90 hari, Bupati menuntut adanya progres nyata, output awal serta dampak yang mulai dirasakan masyarakat. Bupati juga memberikan ultimatum pada pejabat yang tidak mampu memenuhi target agar secara legowo mengevaluasi diri.
“Yang saya nilai bukan panjangnya laporan, tetapi hasil nyata di lapangan,” pungkas Bupati Bima.
![]() |
Acara pelantikan tersebut antara lain dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Dandim 1608/Bima LetKol Arh Samuel Asdianto Limbongan, Ketua Pengadilan Negeri Bima Alfian, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Raba-Bima Heru Kamarulllah, S.H.,M.H, Ketua Pengadilan Agama Bima Drs.Muh.Mukrim, M.H, Wakapolres Bima Kota Kompol Herman dan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Asisten III Setda Drs. Aris Gunawan, M.Si dan kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Bima. (Red)


