![]() |
WARTA BIMA,- Dalam dua hari terakhir tepatnya mulai Senin hingga Selasa kemarin (21/4), seluruh siswa Kelas VI pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Wawo, telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh pihak Sekolah masing-masing.
Namun sayangnya, dari ratusan siswa yang terlibat dalam kompetisi akademik tersebut, 2 orang anak bangsa dari SDN 2 Maria Kecamatan Wawo harus menerima kenyataan pahit. Karena keduanya gagal mengikuti TKA lantaran nama mereka tidak masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di sekolah setempat.
Kedua siswa yang dicampakan oleh Kepala Sekolah dan Operatornya tersebut masing-masing bernama, Zakya Az Zahra dan Ahmad Nazhirul Asrofi.
Merasa khawatir dengan nasib dan masa depan anak yang tidak ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) tersebut, seorang warga yang mengaku sebagai keluarga siswa kepada Media ini usai kegiatan TKA, menyatakan sangat kecewa dengan sikap Kepala Sekolah SDN 2 Maria yang tidak memasukan nama anak-anaknya dalam Dapodik. Padahal keberadaan anak mereka di SDN 2 Maria bukan lagi hitungan hari dan bulan, tapi sudah bertahun-tahun mereka mengenyam pendidikan di sekolah yang bersangkutan.
"Kepala Sekolah, harus bertanggung jawab dengan masalah ini, karena kami menilai kejadian ini sangat merugikan anak kami," sesalnya.
Selain itu, dirinya memprotes pihak sekolah yang dianggap tidak serius mendidik dan memberikan pelajaran pada anak, terutama yang berkaitan dengan pengurusan data siswa dalam Dapodik. "Kami menilai, kasus ini murni akibat keteledoran pihak sekolah, terutama Kepsek dan Operator yang tidak memasukan data dua siswa ini dalam dapodik sekolah. Makanya, kami minta Kepala Sekolah harus bertanggung jawab terhadap persoalan ini," sesalnya.
Sementara itu, Kepala SDN 2 Maria Kecamatan Wawo, Minarni, S.Pd yang dikonfirmasi Media ini via ponselnya, membenarkan adanya dua orang siswa yang tidak bisa mengikuti TKA tersebut. Namun ia mengaku persoalan ini sudah diselesaikan oleh pihaknya bersama operator yang ada di Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.
"Intinya, masalah ini selesai bahkan sudah aman, karena data dua siswa yang tidak ikut TKA itu sekarang sudah masuk dalam dapodik sekolah," pungkasnya. (WB-01)

