Pensiunan ASN dan Mantan Kadus Siap Tempur di Arena Pilkades Kombo, Incumbent Nyatakan Mundur

 

Calon Kades M.Yasin, SE saat mendaftar ke panitia Pilkades


WARTA BIMA,- Teka-teki mengenai figur yang akan maju sebagai calon Kepala Desa Kombo untuk periode 8 tahun kedepan akhirnya terjawab sudah, menyusul kedatangan dua bakal calon Kades yang mengajukan lamaran menjelang penutupan waktu pendaftaran, Jum,at 18 September 2026.

Pada hari terakhir pendaftaran tersebut, dua figur terbaik dari Desa Kombo muncul ke permukaan. Bahkan keduanya mengajukan lamaran secara serentak dengan waktu yang berbeda di Sekretariat Panitia Pilkades Kantor Desa Kombo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.

Menariknya, kedua calon pemimpin yang dipastikan tampil dalam sebuah pesta demokrasi tingkat Desa Kombo tersebut berlatar belakang ASN dan mantan Kadus yang sudah purna tugas (pensiun) pada penghujung tahun 2024 dan 2025 kemarin.

Dua orang bakal calon yang akan bertarung di panggung politik Pilkades Kombo Tahun 2026 tersebut yakni, Muhammad Yasin, SE, mantan Kasi Pemerintahan pada Kantor Camat Wawo dan Ridwan A. Bakar, mantan Kepala Dusun Turlinggampo Desa Kombo.

Calon Kades Ridwan A. Bakar saat mendaftar

Pantauan langsung Media ini, suasana pendaftaran calon yang awalnya penuh dengan canda tawa tersebut, mendadak hening ketika seorang  Kepala Desa Petahana (incumbent), Bunyamin, S.Pd menyatakan mundur dan tidak ikut mencalonkan diri lagi dalam kontestasi politik Pilkades Kombo Tahun 2026.

Dalam pernyataan resminya dihadapan Camat Wawo, anggota BPD  dan puluhan tokoh masyarakat Desa Kombo, Bunyamin menegaskan bahwa secara regulasi, dirinya masih diperbolehkan untuk maju sebagai calon Kades. Namun dalam ajang Pilkades tahun 2026 ini, sebagai seorang pemimpin yang berjiwa besar, ia memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh elemen masyarakat Desa Kombo untuk ikut calon Kades sekaligus menjadi suksesor dirinya dalam menjalankan roda pemerintahan dan membangun wilayah Desa Kombo kearah yang lebih baik dan lebih maju lagi. Paling tidak dalam jangka waktu 8 tahun kedepan.

"Intinya, saya mundur ini bukan karena ada tekanan dan intervensi dari pihak manapun. Tapi saya betul-betul ingin memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat "Dou Labo Dana Kombo," pungkas Bunyamin diwarnai tangisan haru. (WB-01)