Wabup Bima menyerahkan bantuan pada Camat Wawo


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Ady-Irfan sangat mengharamkan adanya mahar jabatan selama memimpin Kabupaten Bima, terutama dalam lima tahun kedepan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, saat menggelar Safari Ramadhan hari kedua di Kecamatan Wawo, Senin malam (10/3).

Wabup H. Irfan mengingatkan haramnya mahar jabatan tersebut, karena akhir-akhir ini banyak sekali informasi yang menyebutkan bahwa tim-tim yang mengatasnamakan Ady-Irfan diberbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Wawo kerap berseleweran meminta uang kesana kemari dengan menjanjikan jabatan tertentu. Oleh karena pihaknya menghimbau kepada para pegawai ataupun pejabat di lingkup Pemkab Bima lebih khusus di Kecamatan Wawo, agar tidak menanggapi permintaan tersebut, karena uang dari hasil jual beli jabatan seperti ini sangatlah diharamkan. Haram bagi yang memberi haram juga bagi yang menerimanya.

"Kalau ada tim Ady-Irfan yang meminta uang dengan menjanjikan jabatan, tolong ditolak bila perlu dilaporkan secepatnya. Jabatan tanpa mahar wajib diutamakan," ujar H. Irfan dihadapan para jama,ah Sholat Tarawih yang memadati Masjid Nurul Hidayah Desa Maria Wawo.

Pada momen tersebut, Wabup Bima dr. H. Irfan juga menyebut bahwa Pilkada sudah selesai, untuk itu pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat, agar selalu bergandeng tangan, bahu membahu dan bekerjasama demi membangun Kabupaten Bima yang lebih baik dan bermartabat. "Mari kita semua bersatu dan bergandengan tangan demi memperbaiki Kabupaten Bima ini. Hilangkan perbedaan, sisa Pilkada kemarin kita harus buang jauh-jauh," tuturnya.


Wakil Bupati Bima juga mengingatkan kepada para pejabat jangan bermain politik, tapi harus fokus melayani kebutuhan rakyat, karena masyarakat masih banyak yang pengangguran dan hidup dibawah garis kemiskinan. "Pokoknya jangan bermain politik lagi, mari kita fokus melayani rakyat sebagai bentuk ibadah kita kepada Allah SWT," pungkas dr. H. Irfan. (WB-01)













 



WARTA BIMA,- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bima untuk sama-sama membantu pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan Kota Bima bersih, teratur dan tertata dengan baik.

Hal itu disampaikan H. A. Rahman H. Abidin saat mengikuti Safari Ramadhan di Masjid Al-Muhajirin BTN Panggi Kelurahan Panggi, pada Minggu malam (9/3).

Wali Kota Bima menyampaikan bahwa ia bersama Wakil Wali Kota Bima memiliki mimpi besar mewujudkan daerah ini bebas dari kekumuhan, mempunyai mimpi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memiliki mimpi menjadikan kota ini bebas dari sampah, menghilangkan kesan dan pandangan orang luar bahwa daerah kita kotor dan jorok.

"Namun mimpi besar itu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan penuh dari masyarakat," ujar Wali Kota.

Apalagi saat ini, sambung Aji Man sapaannya, kita dihadapkan dengan efisiensi anggaran yang berakibat pada kurang maksimalnya dalam merancang pembangunan daerah kedepan.

"Tapi, saya dan Wakil Wali Kota Bima optimis dan yakin ditengah efisiensi anggaran ini kami mampu memberikan yang terbaik bagi daerah, tentu kami mohon do'a dan dukungan dari seluruh masyarakat," ucapnya.

Wali Kota Bima mengaku, tugas dan tanggung jawab membangun Kota Bima ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Bukan saja tugas dan kewajiban pemerintah.

"Memang ini pekerjaan berat, tapi saya yakin dengan do'a dan dukungan masyarakat, apapun tantangannya insya Allah mampu kita lewati. Bantu kami mewujudkan kota ini bersih dan teratur," pungkas Aji Man. (Red)







Bupati Bima didampingi Wabup saat menyerahkan bantuan


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Ady-Irfan, Sabtu malam (8/3), menggelar Safari Ramadhan perdana di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan keagamaan tersebut, Bupati Bima, Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, pada sore hari berbaur dengan masyarakat untuk berbuka puasa bersama di halaman Kantor Camat Lambu.

Setelah itu, Bupati dan Wakil Bupati Bima didampingi Sekretaris Daerah, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Istri Wabup Ny Anita H. Irfan bersama rombongan lainya menuju Masjid Jami’ An Nur Desa Sumi, untuk menunaikan Sholat Isya dan Shalat Tarawih berjamaah sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Bupati Bima, Ady Mahyudi dalam sambutanya dihadapan para jama,ah Sholat Tarawih mengungkapkan bahwa Pilkada serentak tahun 2024 sudah selesai, sehingga tidak ada lagi perbedaan pilihan politik. "Kami atas nama Pemerintah Daerah berharap mulai saat ini tidak boleh lagi ada perbedaan pandangan dan pilihan," ujarnya.

Pada momen tersebut, Bupati Bima mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama warga Kecamatan Lambu untuk bersatu membangun daerah dan masyarakat 'Dana Mbojo' demi Kabupaten Bima yang lebih baik. 

Dalam kegiatan Safari Ramadhan pertama yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima tersebut, Bupati Ady Mahyudi dan Wabup Bima, H. Irfan, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Lambu, yang selama ini telah mendukung dan saling bahu-membahu untuk mengantarkan dirinya memimpin Kabupaten Bima dalam lima tahun.

"Saya bersama dr. Irfan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lambu yang telah memlilih dan mengantarkan kami berdua menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima untuk lima tahun kedepan," pungkas Ady Mahyudi.


Sementara itu, Kepala seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Bima, H. Sudirman, S.Ag., M. Si dalam tausiyahnya menyebut, ada tiga amal ibadah yang mengantarkan hamba untuk diampuni dosanya.

Menurutnya, Ramadan merupakan Syahrun Magfirah atau bulan pengampunan dari segala dosa. Oleh karena itu, ibadah puasa, shalat lain dan menghidupkan malam lailatul Qadar wajib dilaksanakan agar seorang hamba dapat diampuni dosa-dosanya.

Pada Safari Ramadan perdana tersebut, Bupati Bima, Ady Mahyudi menyerahkan bantuan Al-Qur’an dan 100 sarung kepada jamaah yang diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Desa Sumi Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. (WB-01)













WARTA BIMA,- Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH mengikuti Safari Ramadhan di hari ke-7 bulan puasa 1446 H, di Masjid Jami' Babussalam Kelurahan Tanjung, Jum'at (7/3).

Safari Ramadhan di Masjid yang diresmikan oleh Pemerintah Kota Bima 18 Desember 2022 lalu itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Baznas Kota Bima sebesar Rp. 3 juta, yang bersumber dari zakat profesi ASN Pemerintah Kota Bima dan diserahkan oleh Wakil Wali Kota Bima kepada BKM Jami' Babussalam.

Turut hadir pada safari ramadhan kali ini antara lain, Sekretaris Daerah Kota Bima, Inspektur Kota Bima, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, MUI Kota Bima, Ketua Baznas Kota Bima, Kepala Kemenag Kota Bima, Camat Rasanae Barat dan Lurah se Kecamatan Rasanae Barat.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan 3 poin penting yang menjadi fokus perhatiannya pada 100 hari kerja kedepan. Pertama, terkait kekumuhan dan pembenahan wajah kota, kedua, menyangkut masalah sampah, dan yang ketiga terkait peredaran narkoba.

"Saya dan Wakil Wali Kota telah dilantik oleh presiden secara serentak 20 Februari 2025 di istana negara. Selama 8 hari melaksanakan retret dengan tujuan dibentuk dan dididik agar menjadi pemimpin yang baik untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bima," ungkap Wali Kota Bima.

Wali Kota Bima menambahkan, pada 100 hari kerja kedepan, tugas kami bagaimana merubah wajah kota ini agar tidak terlihat kumuh dan kotor. Melalui dukungan seluruh perangkat daerah dan masyarakat, kita berikhtiar mewujudkan kota ini bersih, teratur dan bercahaya.

Aji Man menyebut, produksi sampah di Kota Bima setiap hari sebanyak 110 ton, namun yang mampu teratasi hanya 90 ton per hari karena masih minimnya armada sampah. Ia menegaskan kita harus merubah cara kita dalam menangani sampah, pemilahan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Sehingga ketika diangkut ke TPA dapat terurai dengan baik.

"Tempat pembuangan sampah di Oi Mbo saat ini sudah over kapasitas, maka harus dilakukan upaya mengurai sampah mulai dari rumah tangga," bebernya.

Wali Kota Bima juga menyoroti masalah peredaran narkoba yang menjadi musuh besar bangsa. Narkoba saat ini hal yang paling mengkhawatirkan bagi keberlanjutan bangsa dan generasi kedepan.

"Jangan masa bodoh dengan ancaman narkoba, kita harus tumbuhkan kepedulian bersama. Kalau kita masa bodoh, maka daerah ini akan hancur. Saya harap, seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama perangi narkoba", ajak Wali Kota.

Menutup arahannya, Wali Kota Bima menekankan ditengah efisiensi anggaran saat ini, pihaknya optimis mampu melaksanakan dan mewujudkan pembangunan yang telah dicanangkan.

"Mari bangun sama-sama kota ini. Mari rajut kembali tali persaudaraan yang pernah terputus diantara kita, mari satukan kembali silaturrahim antara kita demi Kota Bima maju, bermartabat dan berkelanjutan," pungkasnya. (Red)








WARTA BIMA,- Kejaksaan Negeri Bima melalui jaksa penyidik, saat ini telah menyerahkan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Woha kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Skandal korupsi yang merugikan negara senilai, Rp 214.250.000 juta tersebut, kini sudah siap diadili di Pengadilan Tipikor Mataram NTB.

Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Dr. Ahmad Hajar Zunaidi, SH., MH menyampaikan penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut. "Iya, kita sudah dilakukan penyerahan tahap dua dugaan korupsi dana BOS di SMAN 1 Woha dari Jaksa penyidik ke Penuntut (JPU)," ujarnya.

Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana BOS tahun anggaran 2022-2023 itu, penyidik menetapkan eks Kepala SMAN 1 Woha Kabupaten Bima, HJ sebagai tersangka.

“Tersangka akan ditahan oleh Penuntut Umum selama 20 hari ke depan terhitung mulai 7 sampai 26 Maret 2025. Penahanan tersangka dititip di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Raba Bima," tuturnya.

Ahmah Hajar Zunaidi mengungkapkan, perbuatan tersangka HJ disangka melanggar Pasal 11 Jo Pasal 12 huruf f Jo Pasal 12 huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (WB-01)




WARTA BIMA,- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal melantik secara serentak Ketua Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, Ketua Dekranasda dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten dan Kota se-Propinsi NTB, Kamis (6/3).

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Pendopo tengah Gubernur NTB tersebut menandai era baru kepemimpinan para ketua TP. PKK se-NTB, termasuk Ny. Murni Suciyanti. Istri dari Bupati Bima, Ady Mahyudi ini dipastikan akan mengemban amanah sebagai Ketua TP.PKK Kabupaten Bima dan tiga peran lainnya selama lima tahun ke depan. 

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya pada pelantikan yang juga dihadiri para Bupati dan Walikota SE-NTB tersebut mengungkapkan, para perempuan memiliki kebanggaan sebagai wanita Indonesia, karena memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga.

Menurutnya, dalam pelaksanaan roda organisasi, para kader Posyandu dan kader PKK memiliki peran yang sangat penting untuk bergerak hingga ke lini  terdepan yaitu keluarga dan rumah tangga. Sebagian urusan pemerintahan berada pada TP. PKK, PAUD, Dekranasda dan Posyandu. Oleh karena itu lanjut Iqbal, jika keempat organisasi tersebut berperan dengan baik, maka urusan pemerintahan juga akan bisa dilaksanakan dengan baik. 

Gubernur NTB yang didampingi Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Ny. Sinta Agathia Soedjoko tersebut juga menitipkan beberapa harapan. Melalui Organisasi-organisasi ini sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, diharapkan seluruh Ketua yang telah dilantik pada hari ini agar mendedikasikan seluruh tenaga dan pikiran bersama seluruh Kader PKK mensukseskan seluruh Program PKK sampai dengan diakar rumput.

Ny. Murni Suciyanti bersama suami tercinta Bupati Bima

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti pada kesempatan tersebut mengungkapkan kesiapannya untuk menjalankan tugas dengan baik dan amanah pada empat lembaga yang dipimpinnya.

Murni Suciyanti yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima dari partai PAN ini, berkomitmen untuk membangun sinergi dan koordinasi yang lebih baik dengan seluruh OPD, unit kerja terkait dan mitra kerja di lingkungan Pemerintah Daerah. "Sinergi dan koordinasi itu sangat penting bagi kita, agar program-program yang akan dijabarkan mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi, khususnya di daerah Kabupaten Bima yang sama-sama kita cintai ini," pungkasnya. (WB-01)







dr. H. Irfan Zubaidy


WARTA BIMA,- Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy menerima peserta Diklat Kepemimpinan Administrator (PKA) BPSDM Pemerintah Provinsi NTB Angkatan XI Tahun 2025, yang melakukan Studi Lapangan di Kabupaten Bima, Rabu (5/3).

Peserta diklat yang berjumlah sebanyak 40 peserta dan didampingi 7 pejabat tersebut diterima oleh Wabup Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. Hadir dalam penyambutan antara lain, Plt. Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Kadis Pariwisata dan Kadis Lingkungan Hidup.

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan menyampaikan bahwa kunjungan peserta Diklat merupakan sebuah kehormatan. Oleh karenanya, kehadiran para peserta diharapkan dapat memberikan kemanfaatan dan hal positif, baik bagi Pemerintah Daerah maupun para peserta, dan terima kasih sudah menjadikan Kabupaten Bima sebagai Lokus studi pengembangan. 

H. Irfan mengungkapkan, sebagai gambaran sektor pariwisata kurang diperhatikan, padahal sebenarnya menjadi sebuah kluster sebagai sumber pendapatan daerah yang melibatkan rakyat dan menjadikan ekonomi bangsa Indonesia semakin meningkat. 

"Labuhan Bajo sekarang menjadi ujung tombak meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat. Demikian halnya masalah persampahan juga kini menjadi fokus perhatian Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya.

Peserta Diklat

Sementara itu, ketua rombongan dari BPSDM Provinsi NTB, Hj. Hartina, MM dalam pengantarnya memaparkan,  tema yang diangkat dalam Studi Lapangan (STULA) yaitu,  "Dengan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Mendukung Transformasi Birokrasi Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Inovatif, serta Kepemimpinan yang Kolaboratif Sebagai Pondasi Percepatan Pembangunan Daerah menuju NTB Makmur Mendunia".

Hj. Hartina menambahkan, pada tahun 2025 arah kebijakan pelaksanaan  STULA Pelatihan Kepemimpinan Struktural sekarang fokusnya memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Adapun lokus tujuan studi lapangan di Kabupaten Bima yakni, pembahasan penyelesaian permasalahan tata kelola persampahan oleh DLH dan tata kelola pariwisata diwilayah Kabupaten Bima. (Red)







WARTA BIMA,- Pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2024 telah usai, kini saatnya kita melangkah dengan penuh optimisme dan mengarahkan pandangan kita pada sebuah perubahan ke arah yang lebih baik, lebih maju, lebih hebat dalam segala aspek kehidupan masyarakat Kota Bima.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, saat menyampaikan pidato pertama pada rapat paripurna Ke-6 DPRD Kota Bima yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Kota Bima, Selasa (4/3).

Wali Kota Bima yang baru saja dilantik oleh Presiden RI di Istana Negara Pemimpin ini, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran DPRD, Forkopimda, partai politik, KPU dan Bawaslu, insan pers, serta seluruh unsur masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan pilkada tahun 2024. "Saya bersama pak Wakil menerima ini sebagai sebuah tanggung jawab besar. Jika dilaksanakan dengan baik maka insyaallah dapat menjadi ladang amal," ujarnya.

H. A. Rahman merasakan sambutan yang tulus dari ASN dan masyarakat Kota Bima. Ini semua akan menjadi pembakar semangat untuk menunaikan tugas dan tanggung jawab dengan penuh rasa pengabdian bagi daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima yang akrab disapa Aji Man inipun menyampaikan visi-misi untuk 5 tahun ke depan. Melalui Visi “Terwujudnya Kota Bima yang maju, bermartabat dan berkelanjutan. Pada momen tersebut, Wali Kota Bima menjabarkan visi kedalam 5 misi antara lain, Mewujudkan kehidupan masyarakat berketahanan sosial yang religius dan berbudaya. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang maju dan berdaya saing. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Meningkatkan ketahanan ekologi yang terintegrasi dan berkelanjutan serta Mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif yang berkeadilan, merata dan berkelanjutan.

"Visi-misi ini akan menjadi tujuan, sasaran dan prioritas pembangunan selama 5 tahun kedepan yang akan ditetapkan sebagai dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota bima Tahun 2025-2029," imbuhnya.

Diakhir pidato politiknya, H. A. Rahman H. Abidin, SE, mengajak semua pihak untuk kembali bersama membangun daerah. Pesta demokrasi telah usai, mari satukan kekuatan untuk mewujudkan Kota Bima yang maju, bermartabat dan berkelanjutan. 

Seperti diketahui, rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Kota Bima, Forkopimda, Sekda Kota Bima, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-wilayah Kota Bima. (Red)







Peserta Tes Perangkat Desa Riamau


WARTA BIMA,- Hasil akhir pelaksanaan tes seleksi perangkat Desa Riamau Kecamatan Wawo yang digelar Rabu lalu (26/2), kini digugat oleh sejumlah peserta yang dinyatakan tidak lolos.

Gugatan tersebut dipicu oleh sikap Camat Wawo dan beredarnya pernyataan dari Ketua Panitia Seleksi (Pansel) dalam WA group Desa Riamau.

Salah seorang peserta yang tidak lolos, Irfan bersama rekanya kepada Media ini mengaku keberatan dengan hasil tes perangkat Desa Riamau. Oleh karena itu, pihaknya saat ini telah mengajukan gugatan kepada Ketua Pansel untuk diteruskan kepada Camat Wawo. Lagipula waktu yang diberikan untuk mengajukan sanggahan ini berlangsung selama 7 hari setelah pelaksanaan tes.

Irfan mengungkapkan, ada dua hal yang dinilai janggal dalam proses rekrutmen perangkat Desa Riamau tersebut. Pertama, Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, tidak mengindahkan permohonan dari kepala Desa Riamau sebelum dimulainya tes seleksi yang diikuti 10 peserta tersebut.

Sebelum tes ini, Camat Wawo diminta oleh Kades untuk menyampaikan informasi kepada para peserta tentang, adanya indikasi ataupun dugaan kecurangan dilakukan Ketua Pansel yang tidak memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mempertimbangkan, apakah terpengaruh atau tidak dengan isu yang beredar tersebut.

"Jika terpengaruh pelaksanaan tes bisa ditunda, tapi kalau tidak, tes seleksi tetap dilanjutkan. Hal inilah yang tidak disampaikan oleh pak camat kepada kami peserta tes," ujar Irfan.

Permasalahan yang kedua adalah, beredarnya statemen dari Muhsin, S.Pd selaku Ketua Pansel dalam WA group Desa Riamau yang menyebutkan, pada saatnya nanti akan mengetahui siapa yang jadi pemain dan bukan pemain. "Kami pertanyakan, ada apa seorang ketua pansel mengeluarkan pernyataan seperti ini disaat kami mengadu nasib, dan berharap bisa lulus dalam tes perangkat Desa Riamau tahun 2025 ini," tutur Irfan.

Sementara itu, Kepala Desa Riamau, Adisan, S. Sos yang dihubungi terkait persoalan tersebut, berjanji akan bersurat secara resmi kepada Camat Wawo. "Saya akan menyampaikan dinamika yang terjadi pasca tes perangkat desa ini kepada Bapak Camat Wawo. Sekaligus memohon bantuanya untuk menyelesaikan pengaduan ataupun gugatan yang diajukan oleh sebagian peserta tes dimaksud," pungkas Adisan.

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos yang dikonfirmasi Media ini, Selasa (4/3) menjelaskan bahwa permintaan dari Kepala Desa Riamau sebelum tes itu bukan tak diindahkan. Akan tetapi dirinya tidak sempat membaca permintaan Kades melalui pesan singkat Whats App (WA) yang masuk pada pagi hari, karena saat itu ia sedang sibuk mengurus persiapan tes seleksi perangkat Desa Riamau yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wawo.

"Saya baru baca chatnya Kades dalam WA ini setelah proses tes seleksi dimulai," tandasnya. (WB-01)








WARTA BIMA,- Setelah memimpin Apel Gabungan perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, Senin pagi (3/3). Bupati Bima, Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy siang hari langsung bertolak menuju Kecamatan Wera dan Ambalawi Kabupaten Bima.

Kunjungan kerja Bupati dan Wabup Bima pada dua kecamatan tersebut tidak lain adalah, untuk meninjau dan melihat dari dekat kondisi infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang yang terjadi awal Pebruari 2025 lalu.

Tahapan rekonstruksi pasca bencana banjir, terutama jembatan yang putus di Kecamatan Ambalawi mendapat perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Bima. Karena Jembatan yang bernama Ujung Kalate tersebut memiliki posisi vital sebagai  penghubung antara Kecamatan Ambalawi dan Kelurahan Kolo Kota Bima, dengan panjang bentangan 40 meter, lebar 6 meter dan tinggi 6 meter.

Bupati Bima, Ady Mahyudi mengatakan, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk segera menangani kerusakan infrastruktur tersebut melalui pendanaan tanggap darurat, dan menginstruksikan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar segera menghadirkan alat berat (Excavator).

Kadis PUPR Kabupaten Bima, Suwandi ST. MT langsung merespon instruksi Bupati Bima tersebut dengan menyebut siap membangun jembatan darurat,  memasang bronjong di sisi kiri dan kanan abutmen (bagian tepi) serta melakukan penimbunan kembali pada area yang runtuh.

Saat meninjau jembatan yang rusak akibat banjir tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PAN, Rafidin, S. Sos, Kepala Pelaksana BPBD Drs. Isyrah, Kadis PUPR Suwandi ST.MT,  Kadis Damkar Rifai, ST, Camat Ambalawi A. Muis, S.Sos dan beberapa Kabid terkait pada Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Bima. (WB-01)









 

Bupati Bima bersama Wabup usai Sholat Dzuhur di Masjid Agung


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan Zubaidy, dijadwalkan akan mengawali kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lambu pada Kamis lusa 6 Maret 2025.

Bupati Bima, Ady Mahyudi saat ditemui awak Media ini usai Sholat Dzuhur berjama,ah di Masjid Agung Kabupaten Bima, Senin (3/3) mengatakan, dalam kegiatan Safari Ramadhan perdana di Kecamatan Lambu tersebut, pihaknya bersama Wakil Bupati Bima dan rombongan lainya akan tiba sore hari di Kecamatan Lambu.

Bupati Bima menyebutkan, rangkaian Safari Ramadhan tersebut diawali dengan acara buka puasa bersama dan Sholat Magrib berjama'ah di halaman Kantor Camat Lambu. Setelah itu dilanjutkan Sholat Tarawih bersama dengan masyarakat di salah satu Masjid yang ada di Kecamatan Lambu.

Dalam kegiatan yang bernuansa keagamaan tersebut, Bupati yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Bima ini, rencananya akan melakukan silaturahmi sekaligus Ramadhan berbagi dengan warga masyarakat yang ada di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.(WB-01)


 

Bupati Bima saat memimpin Apel Gabungan

WARTA BIMA,- Setelah dilantik oleh Presiden RI dan mengikuti Orientasi Kepala Daerah (Retreat) di Akmil Magelang Jawa Tengah selama sepekan.

Akhirnya, Bupati Bima Ady Mahyudi Senin pagi (3/3), mulai masuk kantor untuk memimpin jalannya roda pemerintahan, daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bima hingga 5 tahun kedepan.

“Mari mengabdi untuk Dana Mbojo bukan sekedar tugas, tetapi Jihad bersama untuk memakmurkan masyarakat dan daerah kita tercinta," tegas Ady Mahyudi saat memimpin Apel Gabungan perdana di lapangan upacara Kantor Bupati Bima, Godo Kecamatan Woha, Senin pagi (3/3).

Bupati Bima, Ady Mahyudi dalam Apel gabungan tersebut memaparkan 7 poin program prioritas selama masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan).

Tujuh prioritas tersebut yakni, Penertiban Administrasi Keuangan Daerah, Membangun Birokrasi yang solid dan profesional, Menghapus Praktek Mahar dalam Rotasi, dan Mutasi Jabatan, Menghapus segala Bentuk Intimidasi dalam Birokrasi, Menyusun kebijakan berbasis visi dan misi yang jelas, Mewariskan gagasan besar untuk generasi mendatang, serta menjadikan birokrasi sebagai pelayan rakyat.

"Inilah 7 program prioritas kami selama memimpin Kabupaten Bima lima tahun kedepan," pungkas Bupati Bima yang akrab disapa Aba Ady ini. (WB-01)



MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.