IDI Cabang Bima Gelar Baksos Pada Warga Terdampak Banjir Di Madapangga


IDI Cabang Bima Gelar Baksos Pada Warga Terdampak Banjir Di Madapangga

WARTA BIMA,- Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) cabang Bima mengadakan bhakti sosial bagi warga masyarakat Desa Monggo Kecamatan Madapangga pada Jumat (7/11) .

Kegiatan Bhakti sosial ( Baksos ) dalam hal ini memberikan pelayanan kesehatan massal secara gratis merupakan bentuk kepedulian IDI khususnya bagi warga terdampak banjir. Sebanyak 16 dokter dan sejumlah apoteker dikerahkan. Demikian dikatakan kepala BLUD PKM Madapangga, H. Syafruddin ST Kep pada media ini Jumat.

Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, IDI juga berkesempatan memberikan penyuluhan kesehatan seperti membiasakan hidup bersih dan sehat . 

Menurut dia, ( kepala PKM Madapangga, red ) pasca banjir sejumlah warga mengalami mual, pusing dan sakit kepala , itu disebabkan karena kurang istirahat dan kelelahan mengadakan gotong royong membersihkan material lumpur baik dalam rumah maupun di sekitar areal pekarangan masing-masing masing, terangnya. 

Dengan kehadiran IDI menurutnya sangat membantu warga yang terdampak. " Alhamdulillah k bahwa kegiatan rekan-rekan IDI adalah mulia dan bernilai ibadah".

Lanjut Kepala PKM , selain IDI yang hadir banyak untuk Lain yang hadir saat pasca bencana tiba seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan unsur TNI ,Polri juga Pol PP dalam rangka mbantu meringankan beban warga terdampak. 

Itu semua tidak terlepas dari kepedulian pemerintah daerah ( Ady Irfan ) yang telah berkoordinasi dengan unsur yang ada di kabupaten maupun di kecamatan dan desa, bebernya. 

Hal senada juga disampaikan salah seorang warga Desa Monggo, Jufri , S.Pd menuturkan, bahwa apa yang telah dilakukan oleh pemerintah adalah wujud nyata kepedulian terhadap warga terutama warga yang terdampak.

Apresiasi dan penghargaan yang luar pada pemerintah daerah dan kecamatan karena dengan kepedulian dan ketulusannya sehingga dapat teratasi dengan baik. Begitu juga dengan pemerintah Desa Monggo yang telah bersusah payah bekerja, bergotong royong meringankan beban warga dan sekaligus melakukan pendataan kerugian warga akibat banjir, imbuhnya.

Pria berkumis pirang itu berharap jalur koordinasi pemerintah mulai dari desa, kecamatan dan pemerintah daerah hingga pusat hendaknya dapat terus dilakukan demi kemanusiaan guna meringankan beban warga  khususnya warga masyarakat Desa Monggo yang dianggap parah terdampak," harapnya. (Red)