![]() |
| Kades Kombo Bunyamin, S.Pd saat menyerahkan bantuan |
WARTA BIMA,- Seluruh Ketua RT, RW, Bidan Desa, Kader Posyandu, Guru Ngaji, Da,i Desa, aparat Masjid dan warga yang tergolong miskin di wilayah Desa Kombo Kecamatan Wawo, saat ini patut bersyukur dan bahagia. Karena mereka baru saja menerima insentif yang dibagikan oleh Pemerintah Desa Kombo pada Selasa siang (12/5).
Pembagian sejumlah insentif dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat Kombo kali ini tampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena nominal uang tunai yang diterima sudah berkurang. Kondisi ini dipicu lahirnya kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menerapkan efisiensi penggunaan anggaran di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Daerah Bima dan Desa Kombo pada khususnya.
Kepala Desa Kombo melalui Sekdes, Jeni Rahmat, S. Sos mengatakan, pembagian insensif untuk seluruh Ketua RT, RW, Bidan Desa, Kader Posyandu, Imam, Bilal, Marbot dan BLT kepada 10 orang penerima manfaat (KPM) tersebut, semuanya bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2026.
"Khusus insentif untuk RT dan RW sekarang sudah berubah nama menjadi insentif untuk tim pendata RT,RW," ujarnya.
Jeni Rahmat menyebut, jumlah honor yang diterima oleh Ketua RT dan lainnya ini masing-masing sudah berkurang. Begitu pun dengan BLT yang biasanya Rp. 300 ribu turun menjadi Rp. 225 ribu per bulan untuk satu orang. "Total keseluruhan Dana Desa Tahap I yang kita keluarkan khusus untuk pembayaran semua insentif dan BLT ini mencapai, Rp. 119.713.200," imbuhnya.
![]() |
Selain itu, Jeni Rahmat mengungkapkan bahwa dalam Alokasi Dana Desa tahap pertama tahun 2026 ini, pihak Pemerintah Desa Kombo juga sudah menyiapkan anggaran sebanyak, Rp. 25 juta untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kombo yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 mendatang.
Anggaran sebesar Rp. 25 juta ini nantinya akan dipergunakan untuk membiayai seluruh tahapan Pilkades, mulai dari pembentukan panitia Pilkades hingga penetapan dan pelantikan kepala desa terpilih.
"Semua tahapan ini akan dimulai pertengahan tahun 2026. Diawali rapat pembentukan Panitia Pilkades pada 19 Juni sampai hari H pemungutan dan penghitungan suara, sekaligus penetapan Kepala Desa Kombo terpilih pada 26 Desember 2026," pungkasnya. (WB-01)


